Diundang Ikut Reuni Alumni 212, Tokoh Tionghoa Terharu

Sabtu, 02 Desember 2017 – 15:48 WIB
Tampak massa aksi reuni 212 memadati jalanan menuju pusat aksi di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12). Foto: Elfany Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Tokoh Tionghoa Lius Sungkharisma menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak menghadiri Reuni Alumni 212 di Monas, Jakarta, Sabtu (2/12).

Menurut Lius, Reuni Alumni 212 merupakan momentum tepat bagi Jokowi untuk menyatukan warga.

BACA JUGA: Jokowi Tidak Akan Pernah Menyetop Tunjangan Profesi Guru

“Kalau beliau hadir, spirit umat bangkit," kata Lius di Monas.

Dia menilai ketidakhadiran Jokowi merupakan bentuk penyekatan antara rezim pemerintahan dengan umat muslim.

BACA JUGA: Fahri Hamzah Tantang Kapolri Berdebat Soal Radikalisme

"Mana ada yang radikal, intoleran. Kalau intoleran, saya tidak akan dikasih masuk dan diundang. Saya diundang sampai terharu. (Mereka) masih ingat juga sama saya karena zaman dulu bela-bela Islam. Artinya, panitia ini tak membeda-bedakan,” imbuh Lius.

Lius juga menyayangkan sikap pemerintah yang tidak memfasilitasi kegiatan itu..

BACA JUGA: Sebelum Bubar, Massa Kirimkan Al Fatihah untuk Habib Rizieq

"Saya kaget kenapa aksesnya susah banget ke sini. Mestinya semua akses dibuka," kata Lius. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ustaz Bachtiar Nasir Pengin Reuni Setiap Tahun


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler