Djanur Pastikan PSMS tidak hanya Jadi Penggembira di Liga 1

Kamis, 30 November 2017 – 13:38 WIB
Djadjang Nurdjaman (tengah). Foto: sumutpos

jpnn.com, MEDAN - Lolosnya PSMS Medan ke Liga 1 musim depan membawa berkah bagi Djadjang Nurdjaman.

Sebab, pria yang akrab disapa Djanur ini mendapat kepastian bertahan di klub kebanggan warga Kota Medan ini.

BACA JUGA: 2 Hal Ini yang Bikin Adam Alis Berlabuh ke Sriwijaya FC

“Kalau kemarin saya bilang abu-abu, sekarang saya sudah dapat kejelasan bahwa saya akan bertahan di PSMS Medan. Manajemen juga sudah menghubungi,” ujar Djanur kepada pewarta, Rabu (29/11).

Eks Pelatih Persib Bandung ini pun mengaku segera berbenah untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim depan.

BACA JUGA: Pensiun, Popon Ingin Meneruskan Karier sebagai Pelatih

Pria kelahiran Majalengka ini akan menyiapkan tim sebaik mungkin agar Ayam Kinantan julukan PSMS tidak hanya menjadi penggembira di Liga 1. Salah satunya, Djajang akan menambah skuatnya.

“Yang pasti, keberadaan PSMS di Liga 1 tidak hanya sekedar lewat. Tahun ini kami akan bebenah. Akan ada penambahan pemain juga,” kata Djajang.

BACA JUGA: Pemain Turkmenistan Ini Tetap Jadi Kreator Serangan Arema FC

Mengenai skuat yang ada saat ini, dia belum bisa memastikan berapa persen yang akan dipertahankan. Tapi yang jelas bakal ada pemain yang tetap dipertahankan. “Belum bisa katakan berapa persen yang dipertahankan. Tapi, saya ingin perencanaan kuat agar tidak numpang lewa di Liga 1,” tandasnya.

Sementara, Mandataris PSMS Medan, Kodrat Shah mengaku belum memiliki gambaran bagaimana skuat PSMS di Liga 1. Pasalnya, hingga kini belum ada kejelasan tentang pendanaan untuk musim depan.

“Anda tahu kita di Liga 2 enggak ada yang bantu? Tidak dari Pemko Medan. Tidak juga dari Pemprov Sumut. Semua kita upayakan sendiri. Termasuk dari Bapak Pembina. Jadi, kalau ditanya sekarang soal pemain bintang atau pemain asing, belum bisa saya jawab,” kata Kodrat di Bandung.

Walau begitu, Kodrat optimistis manajemen PSMS dapat menjaring sponsor. Keberadaan PSMS di Liga 1, ditambah nama besar PSMS, menurutnya, akan menjadi faktor penentu yang penting.

“Ada beberapa yang sudah masuk list untuk kita jajaki sebagai sponsor. Pembicaraan- pembicaraan awal juga sudah dilakukan meski belum mengerucut. Didoakan saja supaya lancar, ya. Kita sudah di Liga 1. Masak kita mau turun lagi,” ucapnya.

Ditanya perihal kursi Pelatih Kepala Djajang Nurdjaman (Djanur), Kodrat Shah, mengatakan sejauh ini belum ada rencana untuk menggantikannya dengan pelatih lain. Hampir pasti, Djanur akan tetap menahkodai PSMS di Liga 1.

“Memang kontrak coach Djanur sudah selasai seiring berakhirnya kompetisi. Kita akan bicarakan dengan beliau lebih lanjut bagaimana. Namun kita sudah lihat bagaimana kinerja dia. Iya, saya kira kita masih akan pertahankan Djanur,” sebutnya.

Djanur, pada Tribun usai pertandingan, mengatakan sedikit kecewa tidak dapat memenangkan laga final kontra Persebaya. Namun secara umum dia puas dengan permainan pasukannya.

“Pemain sudah berusaha semaksimal mungkin, namun kita akhirnya memang gagal juara. Kita sebenarnya mampu mengimbangi Persebaya yang sudah lebih diunggulkan untuk juara, tapi inilah sepakbola. Keberuntungan belum berpihak kepada kita,” ujarnya.

Tentang rencana musim depan, Djanur mengatakan, apabila benar dipertahankan di kursi pelatih kepala, dirinya telah menyiapkan program-program.

“Liga 1 atmosfernya beda dengan Liga 2. Persaingannya juga beda. Jauh lebih ketat. Saya kira, dengan kembalinya PSMS, Persebaya, PSIS ke Liga 1, persaingan akan bertambah sengit. Kita harus benar-benar mempersiapkan diri,” katanya.(bbs/adz)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 8 Tim Perserikatan di Liga 1 Musim Depan


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler