Dokter Sebut Pembunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Kejiwaan

Kamis, 29 Maret 2018 – 03:15 WIB
Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono menunjukan barang bukti milik pelaku pembunuh ibu kandung, Senin (5/3). Foto Prima/Radar Lampung/jpg

jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Tim dokter Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung menyatakan bahwa tersangka kasus pembunuhan ibu kandung, Agus Wulansah, 25, mengalami gangguan kejiwaan.

Kapolsekta Tanjungkarang Barat Kompol Hapran mengatakan, kesimpulan tersebut tertuang dalam visum et repertum Nomor: 441/793/V11.03/2018.

BACA JUGA: Terdakwa Minta Maaf, Kakak Korban Pembunuhan Jerit Histeris

’’Tim dokter RSJ menyatakan Agus mengalami gangguan jiwa,” kata Hapran, Rabu (28/3).

Terkait hasil pemeriksaan tersebut, Hapran menyatakan, pihaknya akan meminta keterangan saksi ahli, yakni dokter yang mengobservasi Agus. ”Surat observasi yang menyatakan Agus mengalami gangguan kejiwaan tidak cukup. Kita juga akan memintai keterangan dari saksi ahli," urainya.

BACA JUGA: Sanusi Tega Membunuh Karnadi karena Cemburu

Keterangan tersebut untuk memastikan bahwa Agus benar-benar mengalami gangguan kejiwaan atau tidak. Perkara ini tetap diteruskan ke kejaksaan hingga proses peradilan. Hakim yang memutuskan terkait penanganan terhadap Agus.

”Tersangka bisa mendapatkan perawatan di rumah sakit jiwa setelah diperkuat keterangan surat pengajuan penangguhan penahanan dari keluarganya,” sebut dia.

BACA JUGA: Polantas Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas

Terpisah, Humas RSJ Lampung David mengungkapkan, pihak keluarga bisa mengajukan permohonanan agar Agus menjalani perawatan di rumah sakit itu.

"Biasanya, pasien yang positif mengalami gangguan kejiwaan tidak bisa ditahan di tahanan kepolisian. Jadi harus kita tangani di RSJ untuk kesembuhannya,” kata David.

Sebelumnya, penyidik Polsekta Tanjungkarang membawa Agus ke RSJ Lampung, Selasa (6/3). Pemuda yang menghabisi nyawa Eti Yulia, ibu kandungnya ini menjalani observasi untuk mengetahui kondisi kejiwaannya.

Pembunuhan tersebut terjadi Kamis (3/3). Agus ditangkap polisi saat berada di Jalan Hasan Rais, Sukadanaham, Bandarlampung, sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (5/3).

Ketika itu, pemuda yang tinggal di Perumahan Griya Rubi, Sukadanaham, Bandarlampung ini sedang duduk di tepi jalan. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita golok yang dipakainya untuk menghabisi Eti. Senjata tajam itu disimpan dalam tas ransel hitam yang selalu dibawanya dalam pelarian.

Agus sendiri mengaku tidak menyesal membunuh ibu kandungnya sendiri. Ia membunuh ibu kandungnya lantaran sakit hati sering dihina. ’’Saat saya ibadah, seperti sedang mengaji, saya sering dicaci maki sama dia,” akunya.

Menurut Agus, Eti telah lama ditinggal suaminya karena sering berselingkuh. ’’Ayah saya nggak mau lagi sama dia (korban, Red). Karena ibu sering selingkuh dengan laki-laki lain,” tegasnya. (pip/c1/ais)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Temukan Mayat Bersimbah Darah, Warga Gelumbang Gempar


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler