Dooor! Senpi Pelda Junaidi Meletus di Bandara Kuala Namu

Jumat, 11 September 2020 – 14:34 WIB
Situasi di Bandara Kualanamu, Jumat (31/5). Foto: Antara Sumut/Munawar

jpnn.com, MEDAN - Suasana di Area Terminal Domestik Kualanamu International Airport (KNIA), Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), mendadak heboh, Kamis (10/9/2020).

Penyebabnya, senjata api (senpi) milik anggota TNI AD, Pelda Junaidi meletus tanpa sengaja saat hendak check in.

BACA JUGA: Gagal Memperkosa Janda Muda, Pelaku Kabur Dalam Kondisi Tanpa Celana, Begini Kronologinya

Plt Branch Communication Legal Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Kualanamu, Fajri Ramdhani, membenarkan tejadinya insiden tersebut.

Menurutnya, letusan yang membuat kaget sejumlah penumpang di area check-in counter terminal terjadi sekitar pukul 10:30 WIB.

BACA JUGA: Gegara Rumah Tradisional Dibakar, Perang Antarkampung Pecah, Lima Warga Terkena Anak Panah

“Ya, peristiwa tersebut benar adanya,” tulisnya dalam siaran tertulisnya kepada media, Kamis malam.

Ia menjelaskan kronologi peristiwa itu berawal pada saat anggota TNI AD melakukan perjalanan menggunakan pesawat Lion Air tujuan Jakarta dengan penerbangan JT 211.

BACA JUGA: Senpi Pindah TKP Hingga Bercak Darah yang Janggal Usai Kematian Eks Kepala BPN Denpasar

Ketika itu, pemilik senjata api melakukan pengosongan peluru terjadi letusan tanpa disengaja.

“Senpi sudah mengarah ke lantai tiba-tiba meletus. Tetapi tak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas Bandara Kuala Namu,” jelasnya.

“Kami mohon kepada Airlines Groundhandling apabila ada protokol atau institusi yang membawa senjata kemudian mengosongkan senjata dengan peluru agar dilarang dan diarahkan ke ruang khusus pengosongan senjata api yang telah kami sediakan,” bebernya.

Fajri mengatakan pihaknya selaku penyelenggara kebandarudaraan melakukan upaya penyelesaian dengan kekeluargaan dan sehingga tidak adanya permasalahan di kemudian hari terkait hal tersebut.

BACA JUGA: Mobil Xenia Remuk Dihantam KA, Terseret Sejauh 200 Meter, Dua Orang Tewas

“Kemudian kejadian tersebut ditangani petugas OIC, Airport Security PT Angkasa Pura II dan saksikan oleh perwakilan Otroritas Wilayah II, Airlines Groundhandling serta Perwakilan TNI,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler