Dor..Dor! Anggota TNI Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB

Senin, 24 Oktober 2016 – 07:37 WIB
Anggota TNI yang terkena tembakan dirawat di RSU Marthen Indey Jayapura. Foto: Cenderawasih Pos

jpnn.com - JAYAPURA - Tim Ambush TNI dari Pos Maleo dan Pos Taipur terlibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Philia di Kampung Guenggu, Distrik Gurage, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (22/10) kemarin.

Kontak senjata terjadi sekitar pukul 15.05 WIT. Akibatnya, seorang anggota TNI atas nama Pratu Yani mengalami luka ringan di kaki dan lengan akibat terserempet peluru. 

BACA JUGA: Urus E-KTP tak Perlu Keterangan RT/RW, Jangan Pakai Perantara

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjo yang dikonfirmasi membenarkan adanya kontak senjata tersebut. “Satu anggota kita mengalami luka ringan terkena kikisan peluru. Korban dalam keadaan baik dan sudah bisa kembali ke satuannya untuk melaksanakan tugas,” kata Teguh seperti dikutip dari Cenderawasih Pos, Senin (24/10).

Kontak tembak dengan KKB ini menurut Teguh terjadi saat personel Tim 1 yang dipimpin Kapten Inf Wirahady bersama Letda Inf Tegar Aji dari Pos Maleo dan Letda Inf Zaenudin dari Pos Taipur  melaksanakan perjalanan ke Titik Kumpul. Sekitar pukul 15.00 WIT, perseonel dari Tim 2 dipimpin Lettu Inf Wahyu dari Pos Taipur dan Lettu Inf Agung (Dantimsus 1 Maleo) melaksanakan konsolidasi di Kampung Guenggu, Distrik Gurage.

BACA JUGA: Ada 2 Ribu Truk Wara-Wiri jadi Masalah Utama di Bali

Dalam kondisi tersebut menurut Teguh, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan dari atas ketinggian. “Dalam kontak tembak itu, Pratu Yani personel Tim 2 terkena kikisan peluru di tangan kiri dan kaki kanan sehingga mengalami pendarahan. Korban kemudian ditandu ke Pos Gurage di Distrik Gurage,” tuturnya. 

Untuk membantu evakuasi serta mendukung pasukan Ambush menurut Teguh, personel dari Pos Gurage dikerahkan ke Kampung Yagonik, Distrik Gurage. Sekitar pukul 17.00 WIT, tim evakuasi dari Mulia yang dipimpin Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Hendriatno tiba di lokasi menggunakan empat unit kendaraan. 

BACA JUGA: Optimalkan Terminal Bus Mengwi, Kemenhub Siap Beri Subsidi

“Anggota yang terkena kikisan peluru langsung dievakuasi dan tiba di RSUD Mulia sekitar pukul 20.45 WIT untuk dilakukan perawatan medis,” ujarnya.

“Korban kemudian dievakuasi ke RSU Marthen Indey Jayapura. Saya sudah melihat korban, lukanya sudah dibersihkan dan tidak ada proyektil yang bersarang di tubuhnya,” sambungnya. 

Pelaku penembakan menurut Teguh diduga dari kelompok Philia yang dipimpin Oniara Wonda yang memiliki kekuatan lima pucuk senjata api. 

“Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengidentifikasi pelaku dan melakukan pengejaran. Awalnya anggota sudah melakukan pengejaran pascakontak senjata namun karena sudah sore dan kondisi alam yang tidak memungkinkan, pengejaran tidak dilanjutkan,” pungkasnya. (jo/nat/adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perusahaan Bus Ogah Pindah ke Terminal Bus Mengwi, Menhub Turun Tangan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler