DPD Nilai Kondisi Papua Tidak Mencekam

Selasa, 30 Oktober 2012 – 09:58 WIB
JAYAPURA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), La Ode Ida mengatakan kondisi riil Papua sesungguhnya tidak mencekam sebagaimana yang selama ini kita pahami dan diberitakan media massa asing.

"Bahwa ada riak-riak kecil di tempat-tempat tertentu, itu tidak kita pungkiri. Tapi kondisi riilnya tidak seperti yang selama ini kita pahami dan diberitakan media asing," kata La Ode Ida, saat bersilaturrahmi dengan masyarakat Papua asal Sulawesi Tenggara, di Kota Jayapura, Senin (29/10).

Riak-riak kecil itu lanjut La Ode Ida, menjadi besar dengan sendirinya setelah adanya respon aparat keamanan yang cenderung represif dalam menyikapi riak-riak kecil itu.

"Komunikasi DPD sendiri dengan masyarakat dan tokohnya berjalan sangat baik dan intens," ujar La Ode Ida yang datang ke Papua untuk menghadiri Musda XIII dan Peringatan HUT ke 64 Gereja Pantekosta di Indonesia.

Lebih lanjut La Ode menyarankan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) di Papua mengambil posisi sebagai sarana interaksi sosial guna membangun soliditas baik dengan sesama keluarga besar KKST maupun dengan masyarakat lainnya.

"Jadikan paguyuban sebagai sarana interaksi sosial untuk membangun kesolidan internal dan eksternal karena itulah yang jadi modal utama untuk lebih maju," harap senator asal Sulawesi Tenggara itu.

Selain itu La Ode Ida mengingatkan sejarah dan motivasi masyarakat Sulawesi Tenggara dalam merantau. "Merantau merupakan salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan hidup dan tidak merebut kekuasaan," tegas Rang Sumando Minang itu.

Terakhir La Ode Ida menganjurkan agar warga Papua asal Sulawesi Tenggara menjadikan Papua sebagai masa depan. "Papua adalah kawasan potensial di timur Indonesia. Papua harus jadi masa depan perantau Sulawesi Tenggara. Jangan kampung yang dijadikan masa depan oleh sekitar 30 ribu warga Sulawesi Tenggara yang ada di tanah Papua," pinta dia. (fas/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Sidang Keyko Tertutup

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler