DPR Dorong KPK Segera Punya Penyidik Independen

Rabu, 14 Maret 2012 – 20:42 WIB

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Alhabsy, menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah sangat butuh penyidik independen. Selain untuk mengoptimalkan pemberantasan korupsi, hal itu juga untuk mencegah konflik kepentingan jika penyidik masih berasal dari kepolisian.

“Kita tak bisa lagi mengandalkan penyidik yang sudah ada. Yang saya dengar kemarin sempat ada protes terkait penarikan empat penyidik yang diperbantukan di KPK, barangkali mereka sudah merasa cocok di KPK sehingga enggan kembali ke institusi asalnya,” kata Aboebakar di Jakarta, Rabu (14/3).

Dia menegaskan, kinerja KPK tidak boleh terganggu dengan persoalan yang mengganggu upaya pemberantasan korupsi. Sebab, Abraham Samad Cs harus fokus pada penanganan perkara korupsi. “Karenanya saya rasa amat dibutuhkan dukungan anggaran untuk penyidik independen. Ini untuk penyelamatan dan masa depan KPK,” ujarnya.

Memang, lanjut dia, adanya gesekan di internal KPK sudah lama diprediksi. Karenanya, lebih baik KPK memiliki penyidik sendiri. “Agar mereka tidak tergantung dengan penyidik dari kepolisian dan kejaksaan,” imbuhnya.

Politisi yang siering disapa dengan panggilan Habib itu juga menyitir  ketentuan pasal 45 ayat 1 Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. "Bahwa penyidik adalah penyidik pada KPK yang diangkat dan diberhentikan oleh KPK,” kutipnya.

Lebih jauh dia mengatakan, sebaiknya perencanaan penyidik independen ini segera direalisasikan untuk mewujudkan  KPK yang sebagai lembaga negara yang bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan mana pun. Sehingga, sambung dia, rekrutmen penyidik independen ini bisa dilakukan secara bertahap, sembari beberapa penyidik dari kepolisian dikembalikan secara bertahap pula.

“Masalah kemampuan itu bisa dilakukan pendidikan dan pelatihan, mereka kan bisa di upgrade sesuai dengan kebutuhan. Saya kira persoalan tekhnis penyidikan adalah bagian dari ketrampilan yang bisa dipelajari,” ungkap Aboebakar. (boy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Marzuki Terus Kritik Keberadaan DPD


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler