736 Ribu Guru Honorer Tak Dapat THR

DPR Minta Pemerintah Memberi Solusi

Senin, 28 Mei 2018 – 10:58 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. Foto: Humas DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meminta pemerintah memperhatikan nasib 736 ribu guru honorer di seluruh Indonesia, terlebih tak ada alokasi THR bagi mereka pada lebaran tahun ini. 

“Pada saat peraturan pemerintah tentang THR keluar, ingatlah tidak ada THR bagi ratusan ribu guru honorer di luar sana,” ujar Abdul Fikri dalam rilis yang diterima, Jumat (25/5/2018).

BACA JUGA: Komisi II Minta Kemendagri Sanksi Kada Abaikan UU Pilkada

Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2018 tentang pemberian THR tahun 2018 kepada PNS, TNI/Polri, pensiunan, dan penerima tunjangan telah ditandatangani presiden.  Namun, 736 ribu tenaga guru honorer (menurut data Kemendikbud)  bukanlah yang termasuk skema penerima tersebut.  

"Selayaknya sudah menjadi perhatian Pemerintah RI mengenai nasib guru honorer, ada yang sudah mengabdi puluhan tahun membantu program pencerdasan bangsa, tapi THR pun ngga ada," ujar Politikus PKS dari Dapil Jawa Tengah IX, Tegal dan Brebes.

BACA JUGA: Bamsoet: THR Tidak Semestinya Mengandung Unsur Paksaan

Ia melanjutkan, masih banyak honorer guru yang masih digaji hanya 200-300 ribu saja. Meski sebagian lainnya yang sudah sertifikasi, mendapat upah lebih baik, sebesar Rp1,5 juta. 
“Namun semuanya bernasib sama, tidak ada THR," tuturnya.

Padahal, guru honorer, terutama di daerah-daerah, merupakan ujung tombak pendidikan kita. Bagaimana tidak, di satu sisi sekolah-sekolah kekurangan guru PNS.  

BACA JUGA: RUU Pemberantasan Terorisme Indonesia Adalah yang Terbaik

Wapres Jusuf Kalla pernah menyebut, tiap tahunnya, lima ribu guru PNS pensiun. Sementara di sisi lain, pemerintah malah moratorium pengangkatan PNS baru.

Fikri menyontohkan, di daerah pemilihannya, Kabupaten Brebes Jawa Tengah, banyak didapati Sekolah Dasar Negeri yang guru PNS nya hanya satu. Sedangkan jatah pengangkatan Kabupaten Brebes kurang dari 300 orang.  “Bahkan ada yang semua gurunya honorer, yang PNS hanya kepala sekolahnya," imbuh dia.

Beberapa konstituen melaporkan, Guru di Kabupaten Brebes mendapat honor dari Pemerintah Daerah hanya Rp350 ribu per bulan. "Itupun tersendat sendat tidak rutin," ujarnya menirukan keluhan para guru di Brebes.

Fikri menyayangkan kondisi tersebut diduga terjadi merata di Indonesia. “Karena ini baru  satu contoh kabupaten, bagaimana dengan wilayah lainnya," ungkapnya.

Karenanya, Ia mendesak pemerintah untuk mencarikan solusi bagi kesejahteraan guru yang sebagian besarnya justru bukan ASN, disamping mengangkat para guru honorer untuk mengisi kekosongan posisi PNS di sekolah-sekolah.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketua DPR Berbagi Kebahagiaan Bersama Ratusan Anak Yatim


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
DPR  

Terpopuler