Driver Ojek Online Bawa Penumpang ke Tempat Sepi, Kurang Ajar

Senin, 19 Agustus 2019 – 01:30 WIB
KENA BATUNYA: Tersangka Fatchul Fauzi, oknum driver ojol, diamankan di Polrestabes Surabaya. Foto: Yuan Abadi/Radar Surabaya

jpnn.com, SURABAYA - Fatchul Fauzi (28) yang bekerja sebagai driver ojek online ditangkap Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya karena mencabuli penumpangnya, BF (20).

Fatchul diciduk di rumahnya di Jalan Panjang Jiwo Lebar, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (12/8).

BACA JUGA: Suami Paksa Istri yang Sedang Hamil Layani Pria Lain

Pria 28 tahun itu melakukan aksinya pada Minggu (11/8). Setelah itu dia bersembunyi di rumah orang tuanya di Krian, Sidoarjo.

BACA JUGA: Hamil 4 Bulan, Istri Dijual Suami untuk Begituan Bertiga

BACA JUGA: Kebaikan Melanie Subono Ubah Hidup Seorang Driver Ojek Online

“Kami tangkap setelah dia pulang dari narik ojol,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran.

Dia menambahkan, pihaknya berhasil menciduk Fatchul setelah memanfaatkan data aplikasi ojek online tempat tersangka bekerja.

BACA JUGA: Pengamat Sebut Syaifuddin Zuhri Pantas jadi Ketua DPRD Surabaya

Selain itu, pihaknya juga menggunakan panic button dari aplikasi Jogo Suroboyo untuk menciduk Fatchul.

“Tersangka dijerat dengan pasa 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan pasal 281 KUHP tentang kesusilaan,” terangnya.

Mantan Kabagops Polrestabes Surabaya itu menjelaskan, ini bukan kali pertama Fatchul berurusan dengan polisi.

Sebelumnya, Fatchul ditangkap karena kasus pencurian celana dalam di Sidoarjo pada 2014 lalu.

“Kami berencana memeriksaan tersangka ke dokter untuk mengetahui ada atau tidaknya disorientasi seksual tersangka,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika BF dalam perjalanan dari Bungurasih ke rumahnya di Jalan Dukuh Kupang.

Dia memesan ojol melalui handphone-nya. Setelah itu, orderan diterima oleh Fathcul.

Selanjutnya, korban dibawa melalui jalan sepi di daerah Sumur Welut, Lakarsantri. Rute tersebut sudah melenceng jauh dari jalan menuju tujuan korban.

Saat itulah, korban mulai curiga. Apalagi, pelaku memegang paha korban. Karena khawatir, korban pun melompat dari motor pelaku.

“Setelah itu korban ditolong warga,” pungkas Sudamiran.

Sementara itu, Fauzi mengaku tidak bernafsu terhadap korban. Dia juga mengaku tidak memiliki kelainan seksual. (sb/yua/jay/rud)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hamil 4 Bulan, Istri Dijual Suami untuk Begituan Bertiga


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler