Dua Eks Menteri Gelorakan Wonderful Indonesia di Jepang

Senin, 27 Maret 2017 – 11:22 WIB
Mantan Menteri Merindustrian Saleh Husin (nomor 3 dari kiri) dan eks Menteri Perdagangan Rachmat Gobel (nomor 4 dari kiri) saat ikut berpartisipasi pada acara sepeda sehat di Prefektur Wakayama, Jepang, Minggu (26/3). Saleh dan Rachmat beserta rombongan mengenakan jersey Wonderful Indonesia untuk mempromosikan pariwisata di tanah air. Foto: dokumentasi pribadi Saleh Husin

jpnn.com, WAKAYAMA - Dua mantan menteri Kabinet Kerja, Saleh Husin dan Rachmat Gobel menunjukkan kepedulian tinggi pada kampanya Wonderful Indonesia. Keduanya atas inisiatif sendiri mempromosikan Wonderful Indonesia di Jepang.

Saleh dan Rachmat menyusuri jalanan di Wakayama, Jepang, Minggu (26/3). Keduanya mengenakan kostum olahraga sepeda atau jersey berlogo Wonderful Indonesia dengan gambar Borobudur di bagian belakang dan Raja Empat di bagian depan.

BACA JUGA: Famtrip Asal India Terkesima Lombok Travel Mart

"Kami sedang mempromosikan pariwisata Wonderful Indonesia di Jepang. Kami juga sedang kampanye investasi dan perdagangan di Jepang, salah satunya melalui olahraga sepeda," ujar Saleh melalui pesan WhatsApp sembari menyertakan foto-fotonya bersama Rachmat.

Agar Wonderful Indonesia kelihatan menonjol, Saleh dan Rachmat memboyong sekitar 20 orang untuk meramaikan tur sepeda hari pagi Minggu itu di Prefektur Wakayama, Jepang. Turut dalam rombongan tersebut antara lain aktor film Leroy Osmani, presenter televisi Farhan dan Direktur Eksekutif Japan External Trade Organization (Jetro) Daiki Kasugahara.

BACA JUGA: Top, Inilah Para Kampiun Sayembara Desain Toilet

Peserta lainnya berasal dari prefektur tersebut maupun daerah sekitarnya seperti Osaka, Nara dan Tokushima. "Kami meramaikan Wakayama Tour yang diikuti ribuan peserta dan menyelesaikan tantangan rute berjarak tempuh 60 kilometer," kata Saleh.

Yang terpenting, acara di Negeri Sakura itu dimanfaatkan dengan optimal untuk berbincang dengan para pelaku bisnis Jepang sekaligus mendorong mereka terus meningkatkan investasi di Indonesia. Jika investasi jalan, secara otomatis akan ada banyak aktivitas Jepang-Indonesia yang mendorong pariwisata. Trade, tourism dan investment merupakan tiga hal yang saling terkait.

BACA JUGA: Yuk, Bikin Film Pendek tentang Objek Wisata di Bantul

Sebelumnya, Saleh telah beberapa kali mengunjungi Jepang dan menjalin komunikasi dengan para pemimpin perusahaan serta investor di Negeri Matahari Terbit itu. Sedangkan Rachmat Gobel dikenal memiliki jejaring bisnis yang kuat, aktif mempererat kerja sama industri Indonesia-Jepang, serta telah lama menjalin bisnis dengan pengusaha Negeri Nippon itu.

"Pendekatan dengan para pelaku usaha di Jepang melalui olahraga merupakan langkah sangat tepat karena acaranya lebih santai dan bersahabat. Bahkan kita mendapat dua manfaat sekaligus yaitu promosi wisata Indonesia dan dapat menarik investasi Jepang ke Indonesia," ujar Saleh yang juga mantan menteri perindustrian.

Sedangkan Rachmat mengatakan, para peserta dan pebisnis mengikuti acara dengan antusias dan penuh suasana kebersamaan. Mantan menteri perdagangan itu mengharapkan suasana kebersamaan itu merembet ke bisnis.

"Semoga tahun depan semakin meriah karena 2018 merupakan perayaan 60 tahun persahabatan Indonesia-Jepang dan juga akan digelar acara bersepeda seperti ini yang tentu saja melibatkan para pelaku industri dari Jepang," papar nya.

Kostum yang dikenakan rombongan pun sengaja didesain untuk menarik minat warga Jepang agar berkunjung ke Indonesia. Yakni tagline Wonderful Indonesia plus foto Candi Borobudur dan Kepulauan Raja Ampat.

Turut hadir dalam acara itu ialah Gubernur Wakayama Yoshinobu Nisaka, anggota parlemen dari Partai LDP Hirofumi Kado, Duta Besar Denmark untuk Jepang Freddy Svana , dan Konsul Jenderal RI di Osaka Wisnu E Pratignyo.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan terima kasih atas prakarsa dan inisiatif mempromosikan Wonderful Indonesia bersamaan dengan mengejar investasi dan perdagangan. Menurutnya, langkah Saleh dan Rachmat itu merupakan dukungan penting bagi semangat Indonesia Incorporated.

"Inilah yang disebut Indonesia Incorporated! Saling support untuk membangun Indonesian menjadi lebih baik. Terima kasih Pak Saleh dan Pak Rahmat Gobel, Salam Wonderful Indonesia," kata Menteri Arief.

Jepang, kata Arief, merupakan lima besar originasi wisman yang masuk ke Indonesia. Angka wisman Jepang terus naik, meskipun masih harus didongkrak. Jepang masih di bawah China, Singapore, Australia, Malaysia.

"Jepang itu tergolong jarak medium, sekitar tujuh jam ke Indonesia, jadi sebenarnya masih ideal untuk wisman. Jepang juga punya sejarah kuat dengan Indonesia, itu semua menjadi faktor penguat potensi wisman dari Jepang," kata Arief. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menpar Perkenalkan Rumus 3V dan 3P, Ini Penjelasannya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler