Dua Jenis Hewan Langka Ini Terancam Punah

Kamis, 05 Maret 2015 – 01:12 WIB
Trenggiling. Foto: gambarhewan.web.id

jpnn.com - TARAKAN – Sejumlah jenis hewan di hutan lindung seluas sekitar 200 hektare di Tarakan, nasibnya terancam.

Hewan-hewan yang dipastikan keberadaannya terancam antara lain babi hutan, rusa, trenggiling, dan tarsius.

BACA JUGA: Pemilih Pilwali Surabaya Naik 148 Ribu

Dua dari keempat hewan tersebut ditetapkan sebagai hewan langka, yakni trenggiling dan tarsius yang diyakini masih hidup di dalam hutan lindung. Sebab, berdasarkan laporan beberapa saksi yang kerap menemukannya. Mengenai jumlahnya saat ini belum diketahui.

Kepala Seksi Perlindungan Hutan Dishutamben Tarakan, Eka Putra membenarkan informasi terancamnya ekosistem fauna langka ini.

BACA JUGA: Brakkk...Pohon Tumbang Disusul Longsoran Tebing Hantam Rumah Warga

“Satwa yang terdapat di kawasan hutan lindung Tarakan jelas ada beberapa yang kerap ditemui oleh beberapa petugas kami, seperti rusa, babi hutan, trenggiling dan tarsius. Namun dengan maraknya perambahan hutan membuat satwa ini semakin terancam, jelas para satwa ini pindah ke titik lain untuk mencari makan,” kata Eka kepada Radar Tarakan (grup JPNN).

Trenggiling kerap kerap ditemukan di beberapa titik, salah satunya adalah Juata Kerikil. Namun untuk rusa saat ini sudah sangat sulit ditemukan. Pada saat melakukan patroli beberapa waktu lalu, petugas Polisi Kehutanan menemukan jejak kaki rusa di area Sungai Maya untuk minum. Sedangkan babi hutan tersebar di beberapa kawasan hutan lindung. Nah, untuk tarsius masih belum diketahui titik keberadaannya.

BACA JUGA: Gelapkan Rp2,9 M untuk Bayar Utang, Kepala BRI Marihat Ditangkap

“Tarsius saya nyatakan ada di hutan Tarakan dikarenakan adanya perambahan yang marak terjadi jelas satwa Tarakan terancam,” tambah Eka Putra. (*/gun/izo)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pak Camat yang Bukan Lulusan Pemerintahan, Siap-siap Didepak ya...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler