Dua Kementerian Kembangkan Pariwisata Kebudayaan

Kamis, 26 Januari 2017 – 11:45 WIB
Mendikbud Muhadjir Effendy. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan kerja sama di bidang Pengembangan Kepariwisataan Berbasis Pendidikan dan Kebudayaan.

Kerja sama ini ditandai dengan nota kesepahaman yang ditandatangani Mendikbud Muhadjir Effendy dan Menpar Arief Yahya di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemendikbud, Sawangan, Depok, Rabu (25/1).

BACA JUGA: Jelang UN, Kemendikbud Keluarkan Kisi-kisi Ujian

“Kami harapkan lulusan SMK Pariwisata bisa terserap di industri pariwisata yang merupakan salah satu sektor strategis pembangunan nasional,” kata Muhadjir dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (26/1).

Mendikbud juga menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai langkah penting untuk melanjutkan hubungan baik antara Kemendikbud dan Kemenpar, sekaligus mewujudkan Tahun Sinergi di tahun 2017. "Kemendikbud sedang merancang kegiatan di sekolah dimulai dari Senin sampai Jumat, agar hari Sabtu dan Minggu dapat digunakan sebagai hari keluarga dan hari wisata," ujarnya.

BACA JUGA: Ingat, Anak TK Dilarang Belajar Calistung!

Presiden Joko Widodo telah mengamanatkan agar pertumbuhan sektor pariwisata dipercepat dan diakselerasikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Selain sektor infrastruktur, maritim, energi, dan pangan, pariwisata juga menjadi salah satu sektor prioritas pembangunan nasional. Dari lima sektor tersebut, pariwisata ditetapkan sebagai leading sector karena dipandang mampu menyumbang pertumbuhan positif pada ekonomi nasional dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Sementara Menpar Arief Yahya menyampaikan bahwa presiden telah menargetkan kontribusi sektor pariwisata pada perekonomian nasional dapat menyumbang peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 13 persen di tahun 2017. "Salah satu ciri dari gelombang keempat adalah cultural industry. Pariwisata yang berbasis budaya akan menjadi masa depan ekonomi nasional," ujar Menpar Arief Yahya.

BACA JUGA: Pembentukan Organisasi Profesi Guru Harus Sesuai UU

Dia menambahkan bahwa nota kesepahaman dengan Kemendikbud adalah dalam rangka mengembangkan kepariwisataan berbasis pendidikan dan kebudayaan yang strategis untuk perekonomian nasional.

Menpar sepakat dengan Mendikbud terkait perlunya kalender budaya untuk wisatawan mancanegara. "Salah satu hal yang menjadi daya tarik wisatawan mancanegara adalah budaya Indonesia. Kita perlu menerbitkan kalender budaya, kerja sama Kemenpar dengan Kemendikbud," ujar Arief. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Minta Lukman, Muhadjir dan Nasir Lebih Serius


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler