Dua Penambang Batu Cadas Tewas Tertimbun Longsoran Tebing

Jumat, 24 April 2015 – 01:45 WIB

jpnn.com - SUKABUMI - Dua orang tewas saat longsor menerjang Kampung Cisarua RT 08/05, Desa Mekarsari, Kecamatan Kalapanunggal, Sukabumi, Kamis (23/4) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Satu warga lainnya dikabarkan kritis.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Grup JPNN.com), korban tewas, yaitu Hendrik (24) dan Dudung (35). Sedangkan Juwardi (55), kondisinya kritis kini berada di rumah sakit.

BACA JUGA: Anak Gorok Leher Bapaknya, Luka Sayat 10 cm dengan Kedalaman 0,5 cm

Sebelum kejadian, hujan deras terus mengguyur kawasan Kalapanunggal. Ketiga korban itu tengah melakukan aktivitasnya sebagai penambang batu cadas di tempat penggalian ilegal milik Gondi. Tebing dengan ketinggian 15 meter lebih itu tak dapat menahan debit air, hingga akhirnya amblas dan menimbun ketiga korban.

"Korban seluruhnya ada tiga orang, dua diantaranya meninggal dan satu kritis," kata Camat Kalapanunggal, Pambudi, kemarin (23/4).

BACA JUGA: Sadis, Anak Gorok Leher Bapaknya

Menurut Budi, sapaan akrab Pambudi. Sejak kejadian, lokasi galian yang tidak jauh dengan pemukiman warga itu menyedot perhatian warga. Mereka berkerumun mendatangi lokasi, sambil memberikan pertolongan dengan melakukan evakuasi.

"Terakhir yang kita evakuasi adalah korban atas nama Dudung. Dia meninggal di lokasi," imbuh Budi.

BACA JUGA: Divonis Setahun Bui, Eks Direktur PDAM Pikir-pikir

Tak ingin kejadian tersebut terulang, Budi berjanji segera menutup lokasi penambangan. Itu karena lokasi kejadian merupakan lahan galian yang tak berizin atau ilegal dan milik perorangan. Untuk itu, pihaknya berharap tidak ada lagi aktivitas apapun di lokasi tersebut.

"Kami akan tutup sementara lokasi kejadian, karena tak berizin atau ilegal," tegasnya.

Senada juga disampaikan Kapolsek Kalapanunggal, AKP Sumijo. Menurutnya, ketiga korban tengah menggali batu cadas untuk dijadikan bahan baku pembuatan batako. Ketiganya merupakan pekerja di percetakan batako milik Gani.

"Ketiganya tengah bekerja, tiba-tiba tebing tempat penggaliannya amblas. Dua dari tiga orang itu meninggal, sementara satu orang lainnya kritis. Kami pastikan, tidak ada lagi korban dalam insiden ini, semua sudah dievakuasi," tandasnya.(ren/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... 4.945 Karung Bawang Merah Selundupan Dimusnahkan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler