Dua Raksasa Italia Akan Saling Gempur di Derbi D'Italia

Jumat, 15 Januari 2021 – 22:17 WIB
Pemain Juventus Aaron Ramsey merayakan gol ke gawang Sassuolo dalam laga lanjutan Liga Italia di Allianz Stadium, Turin, Italia, Minggu (10/1/2021). Juve berhasil menang 3-1. ANTARA FOTO/REUTERS/Massimo Pinca/foc.

jpnn.com, ITALIA - Dua tim raksasa Italia, Inter Milan dan Juventus dipastikan akan saling gempur pada pertandingan putaran ke-18 yang berlangsung Minggu (17/1) atau Senin (18/1) dini hari.

Keduanya akan bertarung pada duel bertajuk derbi d'Italia.

BACA JUGA: Palace Hentikan Tren Kemenangan Arsenal

Tuan rumah Inter gagal meraih kemenangan pada dua pertandingan terakhirnya di Liga Italia.

Nerazzurri dipukul 1-2 oleh Sampdoria dan harus bekerja keras untuk dapat bermain imbang 2-2 saat dijamu AS Roma.

BACA JUGA: Depak Real Madrid, Bilbao Kini Tantang Barcelona

Untungnya, Inter baru mendapat hasil positif pada pertandingan terakhirnya.

Pasukan Antonio Conte berhasil menyingkirkan Fiorentina pada 16 besar Piala Italia Rabu (14/1) lalu untuk mengamankan langkah ke perempat final.

BACA JUGA: Lampard Waspadai Tren Positif Klub London Barat yang Tahan Imbang Spurs

Kemenangan yang semestinya dapat menjadi penyuntik semangat Inter untuk menghadapi rival abadinya, sekaligus mengejar pemuncak klasemen AC Milan yang unggul tiga poin.

Di sisi lain, Juventus berhasil kembali ke jalur kemenangan setelah sempat dipukul 0-3 oleh Fiorentina pada Desember silam.

Setelah laga tersebut, pasukan Andrea Pirlo mencatatkan tiga kemenangan beruntun di liga, yang salah satunya didapat atas sang pemuncak klasemen Milan.

Juve yang mengistirahatkan sejumlah pemain kuncinya pada pertandingan Piala Italia melawan Genoa Selasa (14/1) lalu juga mendapatkan bekal positif dari laga tersebut setelah mereka meraih kemenangan 3-2 meski harus memainkan perpanjangan waktu.

Milan baru akan bermain pada laga terakhir putaran ke-18, dengan melawat ke markas tim papan bawah Cagliari.

Secara matematis, sulit berharap Cagliari yang menelan kekalahan beruntun pada empat pertandingan terakhirnya di liga dapat mencuri poin dari Rossonerri.

Di kubu Milan, mereka hanya sekali gagal menang dalam lima pertandingan terakhirnya di liga, yakni saat dipukul Juventus.

Suasana moril tim Milan juga sedang bagus setelah mereka memastikan melaju ke perempat final Piala Italia berkat kemenangan adu penalti atas Torino.

Selain duel Inter kontra Juve, pertandingan panas lainnya akan tersaji saat dua tim ibukota, Lazio dan AS Roma, memainkan Derby della Capitale pada laga pembukaan putaran ke-18.

Tuan rumah Lazio menjadi pemenang pada dua pertandingan terakhirnya di liga, meski kedua kemenangan tersebut didapat dari dua tim yang memiliki perbedaan kualitas yang jauh dengan mereka.

Sedangkan Roma harus melihat rentetan tiga kemenangan beruntunnya terhenti saat ditahan imbang Inter pada pekan lalu.

Pada dua Derby della Capitale terakhir, tidak ada tim yang keluar menjadi pemenang.

Namun kali ini pertaruhan kedua tim cukup besar.

Lazio yang berada di posisi kedelapan tentu tidak ingin semakin tercecer dari persaingan memperebutkan tiket Eropa.

Sedangkan tim posisi keempat Roma berambisi minimal dapat menempel ketat dua tim teratas sambil menjaga jarak dari Juve.

Atalanta yang mengintip untuk masuk zona Liga Champions juga belakangan memiliki catatan apik dengan raihan tiga kemenangan beruntun di Liga Italia.

La Dea juga berhasil mengamankan tiket ke perempat final Piala Italia setelah menyingkirkan Cagliari.

Pada putaran ke-18, Atalanta akan menjamu Genoa yang berhasil kembali ke jalur kemenangan pada pertandingan sebelumnya dengan menaklukkan Bologna.

Meski demikian, agak berat rasanya membayangkan Atalanta tidak meraup tiga poin dari laga ini.

Napoli dan Sassuolo yang berada di posisi keenam dan ketujuh mungkin memiliki visi berbeda pada putaran ke-18.

Partenopei yang berada di posisi keenam dan akan menjamu Fiorentina itu tentu tidak ingin menempel ketat lima tim di atasnya.

Pasukan Genarro Gattuso itu juga memiliki bekal moril yang bagus setelah menang atas Empoli di Piala Italia.

Sassuolo sedang menjalani tren buruk.

Mereka tiga kali kalah dalam lima pertandingan terakhirnya di Liga Italia, dan ingin segera mengobati rasa luka dan malu setelah disingkirkan tim Serie B SPAL dari Piala Italia.

Parma yang selalu menelan kekalahan pada lima penampilan terkininya pun dibidik untuk menjadi sasaran pertama.

Di papan bawah, Torino yang baru disingkirkan Milan dari Piala Italia akan bertemu Spezia yang sedang menjalani tren bagus dengan catatan dua kemenangan beruntun.

Parma bertemu dengan Sassuolo, dan tim juru kunci Crotone akan kedatangan tim yang tidak konsisten Benevento.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler