Dua Rekor MURI untuk Tol Terpeka Garapan Hutama Karya

Jumat, 15 November 2019 – 18:08 WIB
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto di depan gerbang tol Simpang Pematang, Lampung pada Jumat (15/11/2019). Foto: Antara/Aji Cakti

jpnn.com, MESUJI - Tol sepanjang 189 kilometer dari Terbanggi Besar di Lampung hingga Kayu Agung di Sumatera Selatan yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (15/11) mengantongi penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Ruas jalan bebas hambatan berjuluk Terpeka (Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung) itu mengantongi rekor tol terpanjang di Indonesia. Tol garapan Hutama Karya itu juga paling cepat pembangunannya, yakni 841 hari atau kurang kurang dari 2,5 tahun.

BACA JUGA: Jokowi Resmikan Jalan Tol Terpanjang di Indonesia

Penyerahan Rekor MURI dilakukan bersamaan dengan peresmian Tol Terpeka di Gerbang Toln (GT) Simpang Pematang, Mesuji, Lampung. Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo mengatakan, Tol Terpeka yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) itu terhubung dengan berbagai kawasan-kawasan produktif.

Dia meyakini Tol Terpeka akan meningkatkan konektivitas antara Provinsi Lampung dengan Sumatera Selatan. "Hal ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, mengurangi biaya logistik, dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di Sumatera," kata Bintang dalam laporannya saat peresmian Tol Terpeka.

BACA JUGA: Dua Rekor MURI untuk Tol Terpeka Garapan Hutama Karya

Bintang menjelaskan, Tol Terpeka setelah peresmian itu langsung dioperasikan dan bisa dilalui masyarakat. Tol Terpeka melengkapi jalan tol Bakauheni - Terbanggi Besar yang sudah terbangun lebih dahulu dan beroperasi sejak bulan lalu.

Lebih lanjut Bintang memerinci, Tol Terpeka terbagi menjadi dua seksi. Untuk Seksi I adalah ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang yang membentang sejauh 112 kilometer.

Adapun Seksi II adalah ruas Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 77 Km. Tol Terpeka memiliki 17 jembatan, enam simpang susun dan 23 underpass yang akan memperlancar aksesibilitas serta perjalanan dari wilayah Lampung menuju Sumatera Selatan ataupun sebaliknya.

Tol Terpeka dilengkapi dengan 6 gerbang tol (GT), yaitu GT Gunung Batin di KM 26, GT Menggala yang ada di KM 43, GT Lambu Kibang di KM 61, GT Way Kenanga di KM 77, GT Simpang Pematang di KM 99, dan GT Kayu Agung di KM 188.

Tol tersebut dapat menampung volume kendaraan lebih dari 6.400 unit setiap harinya. Pengelola Tol Terpeka juga menyediakan 13 unit mobil patroli, 23 unit mobil derek, 4 unit rescue car, 10 unit patroli jalan raya dari kepolisian, serta 8 unit ambulans.

Para pengguna jalan nantinya juga bisa beristirahat di sembilan tempat mengaso yang pembangunannya masih dalam tahap penyelesaian. "Terdapat lima tempat istirahat di jalur yang mengarah ke Kayu Agung, dan empat sisanya untuk arah ke Bakauheni," jelas Bintang.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler