Duduki Puncak Klasemen

Sabtu, 17 Maret 2012 – 10:20 WIB

JOGJA- Ambisi meraih puncak klasemen mampu dibuktikan dengan kerja keras oleh penggawa laskar mataram. Pertarungan derby mataram yang berlangsung panas di Stadion Mandala Krida (16/3) menunjuk PSIM Jogja keluar sebagai juara paruh musim putaran pertama kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia (LI) 2012. Setelah membungkam Persis Solo dengan hasil akhir 2-0, sementara Persibaya harus puas duduk di posisi runner up setelah ditekuk Persiku Kudus 1-2.

"Bersyukur sekali kita, tidak ada kata selain terimakasih kepada Tuhan dan kerja keras para pemain patut diberikan apresiasi. "Kita akan pertahankan terus pemain inti sampai putaran kedua usai," jelas Hanafing Pelatih PSIM Jogja.

Jerih payah perjuangan laskar mataram meski mendapatkan batu halangan mampu dilewati oleh Nova Zenal dkk. Meski isu manajemen mengalami perpecahan skuad PSIM mampu mempersatukan petinggi manajemen yang sedang berseteru ini. Dengan mempersembahkan kemenangan manis diputaran pertama sekaligus memegang rekor belum pernah terkalahkan.

PSIM mengantongi 24 poin sebagai pemegang tahta puncak klasemen, setelah menggeser tim kuat asal Surabaya Persibaya yang hanya meraih 22 poin duduk di runner up. "Disusul Persita Tangerang hanya puas memegang posisi ketiga dengan 21 poin. Membuktikan tim besutan pelatih berlisensi A AFC ini tidak dapat dipandang sebelah mata.

Banyaknya kartu kuning yang diterima tim tamu Persis Solo membuktikan derby mataram berlangsung sengit. Kick off babak pertama dimulai tensi permainan langsung memanas, terlihat wasit asal Bandung Ridwan Pahala mengeluarkan lima kartu kuning untuk Persis dan dua kartu kuning untuk PSIM. Adanya kartu kuning tidak membuat jalannya pertandingan terhenti, mampu ditunjukan oleh kedua tim pertandingan berjalan sportif.

Gagal memanfaatkan status tuan rumah dibabak pertama menjadi permaianan yang ditunjukan Nova Zaenal cs kurang fokus. Sampai enjuri time berakhir tidak menghasilkan satu buah goal pun bagi tuan rumah. Baru membuktikan di kick off babak kedua lewat stiker Emile Linkers menit 80 memecah suasana di stadion Mandala Krida yang sempat terdiam. Kemelut didepan kotak pinalti membuat penjaga gawang Tri Windu tertunduk lesu setelah jaringnya dibobol oleh trio Belanda.

Harus kembali memungut bola untuk yang kedua kalinya Persis Solo harus mengakui keakuratan tendangan Reinhard Rumaikewi pada menit 85" kembali menjebol gawang Persis. Skor 2-0 menutup kemenagan tim asal Jogja PSIM sebagai juara di peringkat pertama.

Masuknya Reinhard Rumaikewi menit 62 menggantikan Lorenzo Rimkus yang mengalami cidera pinggang ternyata berbuah hasil. Racikan tangan dingin Pelatih asal Makassar tersebut mampu mengoyak jala tim tamu.

Serangan yang digelontorkan PSIM mampu dipatahkan tim Persis, setelah pemain bernomor punggung Reinhard dimasukan mmapu mengubah suasana permaianan.

Emile Linkers dibabak pertama yang sempat kehilangan tandemnya tidak mampu menciptakan goal. Setelah Reinhard dipasang PSIM memakai dua stiker mampu memnbongkar pertahanan Persis yang terkenal ketat.

Reinhard Rumaikewi yang menajdi bintang lapangan mendaptkan sorotan tajam dari kalangan pecinta sepak bola di Jogja serta suporter Brajamusti dan The Maident.

"Kita akui baru pertama kali para pemain sulit untuk menembus pertahanan Persis dibabak pertama. Saya akui a lot memang untuk membongkar lini belakang merekayang begitu rapat. Dibabak pertama kita menggunakan satu striker setalah masuk babak kedua kita memakai dua stiker dengan memasukan Reinhard yang menjadi pembongkar pertahanan" ujar Hanafing dengan lantangnya.

Menang dengan skor 2-0 menjadi bekal untuk melakoni putaran kedua divisi utama Liga Indoensia akhir bulan Maret. Sementara pelatih Persis Didik Lestiyantoro mengakui anak-anaknya tidak fokus saat masa babak kedua berakhir. Meski tidak banyak berkomentar "Pemain sudah memberikan maksimal dipertandingan ini" terang Didik Lestiyantoro.(hrp)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kalah Kandang Pertama Kali


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler