Duel di Lapas, Tahanan Tertusuk Gunting

Rabu, 11 April 2018 – 07:33 WIB
Lapas. Foto: JPG/Pojokjabar

jpnn.com, JEMBER - Terjadi kerusuhan di Lapas Kelas II-A Jember akibat sua tahanan yang terlibat duel pada Selasa (10/4).

Bukan celurit atau senjata tajam jenis lain yang mereka pakai, melainkan sebuah gunting.

BACA JUGA: Gara-Gara Galon Air, Tusuk Teman di Leher

Akibat duel berdarah itu, satu orang keok setelah tertusuk gunting.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Jember Putut Jemi Setiawan menyatakan, penyebab duel tersebut adalah utang piutang.

BACA JUGA: Ribut Soal Warisan, Sahala Nekat Habisi Adik Kandungnya

Bahkan, pelaku yang diketahui bernama Wahyudi sudah dilaporkan ke polisi. "Korbannya pun sudah kami rujuk ke RSD Soebandi," katanya kemarin siang.

Korban penusukan adalah Edi Purnomo. Dia penghuni lapas yang terjerat kasus perlindungan perempuan dan anak.

BACA JUGA: Didatangi Dua Pria, Jleb, Jleb, Kadir Tewas Bersimbah Darah

"Sebenarnya yang menagih utang korban. Setelah cekcok, mereka duel fisik. Korban langsung ditusuk dengan sebuah gunting," terang Putut.

Kabar yang berembus di dalam lapas, Wahyudi memang dikabarkan sudah "diincar" beberapa penghuni lapas.

Wahyudi dituding sombong dan banyak utang ke penghuni lapas lainnya. Tak terkecuali utang ke Edi Purnomo.

Korban yang geregetan dengan ulah Wahyudi yang sombong lantas menagih. Namun nahas, dia yang menagih utang malah diajak duel hingga terluka.

Putut mengakui bahwa pihaknya kebobolan atas adanya senjata gunting dalam lapas.

Sebab, aturannya tegas dan jelas, di sel penjara tak boleh ada senjata tajam dalam bentuk apa pun.

"Petugas internal juga bakal kami periksa. Jika ada sisi pelanggaran, pasti kami beri sanksi," tegasnya.

Berdasar hasil penelusuran sementara, gunting yang dipakai sebagai senjata ternyata diperoleh saat para napi itu ikut keterampilan di dalam lapas.

"Sedangkan pelaku (Wahyudi) adalah salah seorang tamping (tahanan pendamping) dalam kegiatan keterampilan tersebut. Harusnya gunting tidak boleh masuk kamar," imbuhnya.

Soal kasus pidana di dalam lapas, Putut menyerahkan semua penanganannya ke pihak kepolisian. Yang pasti, ujar Putut, kondisi di dalam Lapas Jember dijamin aman dan kondusif.

"Pelakunya juga kami pastikan aman," ucapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jember AKP Erik Pradana saat dikonfirmasi tidak banyak berkomentar soal kasus perkelahian yang berujung penusukan di dalam Lapas Jember tersebut.

Sebab, tambah dia, kasus itu masih memasuki tahap pemeriksaan saksi-saksi dan perlu pendalaman.

Yang pasti, jelas Erik, memang ada korban penusukan dan pelakunya juga sudah diamankan.

Bukan itu saja, ada pula laporan ke pihak kepolisian. (rul/hdi/c9/diq/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hendak Cium Perempuan, Ditegur, Main Tusuk


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler