Duet Ical-Cicu Dianggap Ideal

Sabtu, 28 Januari 2017 – 00:53 WIB
Pilkada. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Pilkada untuk memilih wali kota dan wakil wali kota Makassar, Sulsel, akan digelar 2018 mendatang. Saat ini sudah muncul sejumlah nama kandidat.

Misalnya Syamsu Rizal. Pria yang juga Wakil Wali Kota Makassar itu dianggap cocok disandingkan dengan Rachmatika Dewi yang juga legislator DPRD Sulsel.

BACA JUGA: Golkar Siapkan AHM sebagai Cagub

Dari perspektif isu gender, paket ini dinilai bisa menjadi alternatif bagi mayoritas pemilih perempuan.

Pengamat politik dari UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad, mengungkapkan, Rachmatika Dewi yang karib disapa Cicu, adalah figur perempuan yang cukup diperhitungkan bersaing di pilwakot nanti.

BACA JUGA: Duh, Mpok Sylvi untuk Bertanya Saja Kesulitan

"Cicu sejak tahun 2016 lalu sudah aktif sosialisasi terutama di medsos sebagai ajang pencitraan meraup popularitas," ujar Firdaus, seperti diberitakan FAJAR (Jawa Pos Group).

Sebagai Ketua DPC Nasdem Makassar, Cicu memiliki kemudahan dalam hal kendaraan politik. Di DPRD Makassar, Nasdem memiliki lima kursi. Artinya, sisa mencari lima kursi tambahan sebagai sayarat usungan di Pilwakot Makassar.

BACA JUGA: AHY Akui Anies-Sandi Lihai Bertanya untuk Serang Ahok

Meskipun Cicu menargetkan 01, realistisnya bisa jadi 02. Sebab, sebagai petahana, Syamsu Rizal alias Ical selain sebagai public figure, juga merupakan petinggi Demokrat Sulsel. Di DPRD Makassar, Demokrat memiliki tujuh kursi.

Namun, soal siapa 01 atau 02, juga dipengahuri dinamika koalisi yang mereka bangun. Termasuk hasil survei ihwal siapa yang paling tinggi nilai ketokohannya.

Menanggapi wacana paket dengan Ical, Cicu mengapresiasinya. Dia bahkan berterima kasih kepada warga Makassar yang mendoakannya. Namun, belum menentukan maju atau tidak.

"Kita liat nanti. Saya sih sekarang fokus kerja partai dan sebagai anggota DPRD," jelas wanita kelahiran, 27 Oktober 1983 ini.

Menurutnya, masyarakat yang akan menentukan dengan siapa dia berpaket. "Aduhhh ndak terpikir pi. Mana-mana saja yang masyarakat inginkan," ujar alumni Fakultas Kedokteran Gigi Unhas ini.

Terpisah, Ical pun enggan mengomentari ihwal paket dengan Cicu. "Saya belum bisa memberikan tanggapan," katanya.

Jika Ical-Cicu jadi berpaket, maka kemungkinan besar akan berhadapan dengan petahana Moh Ramdhan Pomanto. (mg09)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Djarot: Pemberian TKD Agar Warga Dilayani dengan Baik


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler