Duh, Kasihan 7 Balita Positif Covid-19 saat Idulfitri

Jumat, 14 Mei 2021 – 08:39 WIB
Ilustrasi Covid-19 menyerang klaster anak. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

jpnn.com, BABEL - Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat tujuh anak usia balita di daerah itu terjangkit COVID-19.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan ketujuh balita dari 35 warga yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 Jumat ini, berdasarkan hasil tes antigen dan rantai reaksi polimerase (PCR).

BACA JUGA: Hindari Penularan Covid-19: Ini yang Harus Dilakukan saat Terjebak dalam Kerumunan

Ketujuh balita yang berasal dari Kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Riau Silip, masing-masing inisial As (4), Asw (1,3), Mgp (4), Aps (5), Saa (3), Sf (2,10) serta Mzs (2). 

"Umumnya yang bersangkutan tanpa gejala dari transmisi lokal, mereka menjalani perawatan isolasi mandiri di bawah pengawasan tim kesehatan," jelas Boy.

BACA JUGA: Dua Warga Ini Ternyata Positif Covid-19 saat Merayakan Lebaran

Dia melarang warga positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri menerima tamu pada perayaan lebaran ataupun sebaliknya guna mencegah penambahan kasus COVID-19.

 "Bagi warga yang diketahui positif COVID-19 jangan bersilaturahmi ke tempat lain," katanya.

BACA JUGA: Waspadai Lonjakan Kasus, Mutasi Covid-19 Mengintai Remaja!

Sampai dengan Kamis (13/5) total kasus COVID-19 di Kabupaten Bangka mencapai 3.333 kasus, 2.928 pasien dinyatakan sembuh serta 55 orang meninggal dunia dengan 350 kasus aktif.

"Sebanyak 350 orang kasus aktif saat ini menjalani isolasi dan karantina di tempat yang disediakan pemerintah daerah, 227 menjalani isolasi mandiri serta delapan orang menjalani perawatan di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro," tambahnya.

Boy Yandra mengatakan setiap harinya ditemukan angka kasus yang cukup tinggi meskipun diketahui terdapat pasien yang sembuh setelah menjalani perawatan kesehatan secara intensif.

"Saya ingatkan seluruh lapisan masyarakat tetap meningkatkan penerapan protokol kesehatan karena kasus sebaran virus masih terjadi dengan lonjakan cukup banyak yang merata hampir diseluruh wilayah kecamatan," ujarnya. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler