Dukung Putra Daerah Jadi Prajurit TNI, Satgas Yonif 411 Kostrad Menempa 9 Pemuda Suku Kanum

Rabu, 16 Oktober 2019 – 16:30 WIB
Personel Pos Yanggandur Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad memberikan pembinaan kepada salah satu pemuda asli Suku Kanum jelang tes calon Tamtama PK Gelombang II TNI AD tahun 2019. Foto: Puspen TNI

jpnn.com, JAKARTA - Dalam rangka mendukung putra daerah menjadi prajurit TNI, personel Pos Yanggandur Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad memberikan pembinaan secara khusus kepada 9 (sembilan) pemuda asli Suku Kanum untuk mempersiapkan diri dalam tes calon Tamtama PK Gelombang II TNI AD tahun 2019, bertempat di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Merauke, Papua, Selasa (15/10/2019).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (16/10/2019).

BACA JUGA: Begini Cara Prajurit TNI Tingkatkan Prestasi Anak-anak di Perbatasan

“Pembinaan ini secara langsung dipandu oleh 5 personel pos yang dipimpin Komandan Pos Yanggandur Letda Inf Mohammad Rizal,” ucapnya.

Menurut Mayor Rizky Aditya, bentuk pembinaan tersebut meliputi kesegaran jasmani A (lari 12 menit), kesegaran jasmani B (pull up, sit up, push up dan shutle run) serta materi test Psikologi.

BACA JUGA: 4 Kebijakan Presiden Jokowi Memanjakan Prajurit TNI, Tetapi…

“Pembinaan ini sudah diberikan oleh personel Satgas jauh-jauh hari sebelum mereka mendaftarkan diri,” ungkapnya.

“Hal ini sebagai upaya untuk mempersiapkan para pemuda yang saat ini telah terdaftar di Panitia Rekrutmen Tamtama PK Gel. II TNI AD tahun 2019 Ajenrem 174/ATW,” tambah Dansatgas.

33aDansatgas juga menyampaikan bahwa pembinaan fisik merupakan hal yang penting dalam kesiapan menjadi calon prajurit TNI. “Selama latihan, mereka diberikan motivasi, pemahaman dan kesiapan baik fisik maupun mental serta latihan psikologi untuk menghadapi tes yang sesungguhnya,” ujarnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa semangat yang terpancar dari para pemuda asal Kampung Yanggandur yang ingin menjadi prajurit TNI, menjadi energi positif bagi personel Satgas untuk terus memberikan pembinaan secara bertahap.

“Harapan kita semua dengan pembinaan yang telah diberikan ini akan memperlancar dan mempermudah mereka saat menghadapi tes nantinya,” tutup Mayor Inf Rizky Aditya.

Sementara itu, Edmundus Yuali Dimar (40 tahun) orang tua salah seorang satu pemuda yang mendapat pembinaan mengucapkan terima kasih banyak kepada personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad atas perhatian dan kepeduliannya. Pasalnya, Satgas telah memberikan pembinaan secara khusus kepada putranya dan delapan pemuda kampung lainnya dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi test menjadi Prajurit TNI-AD.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler