Dukung UMKM Ekspor Batik Sukoharjo ke AS dan Kanada, LPEI Salurkan Program PKE

Senin, 03 Mei 2021 – 04:19 WIB
CV Pria Tampan, sebuah UMKM Kain Batik Cap Berorientasi Ekspor asal Sukaharjo, Jawa Tengah mendapat bantuan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Foto dok LPEI

jpnn.com, JAKARTA - Andri Setiawan pemilik CV Pria Tampan, sebuah UMKM Kain Batik Cap Berorientasi Ekspor asal Sukaharjo, Jawa Tengah merasa terbantu oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Bantuan itu Andri rasakan melalui program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) bagi UMKM Berorientasi Ekspor, yang  berdampak pada keberlangsungan operasional usahanya.

BACA JUGA: Dapat Pembiayaan dari LPEI, Eksportir Asal Kendal ini Bakal Buka Cabang di NTT

Pasalnya di tengah pandemi usahanya harus tetap beroperasi, bukan hanya demi kepentingan bisnis saja, tetapi juga demi para pekerja yang menggantungkan harapan dan kesejahterannya.

Terlebih, saat ini 95 persen produk Kain cap Andri Setiawan sudah menembus pasar Amerika Serikat dan Kanada sejak tiga  tahun lalu.

BACA JUGA: Sempat tak Setuju dengan Wanita Pilihan Billy Syahputra, Nikita Mirzani: Jangan, Dia Jual Diri

Bahkan, dalam kondisi tidak ada PO (Purchase Order) dari negara lain, Andri tetap melakukan ekspor ke Negara Amerika Serikat dan Kanada untuk memenuhi kebutuhan perusahan retailer yang ada di sana dengan rata-rata pengiriman 5 kontainer per bulannya, senilai 160 ribu USD.

Dan pada April 2021, pengiriman itu meningkat mencapai 7 kontainer bernilai 220 ribu USD.

BACA JUGA: 7.904 Desa Belum Terjangkau Internet, BAKTI Kominfo Terus Wujudkan Konektivitas Telekomunikasi Digital

“Dukungan PKE ini memberikan manfaat yang sangat berarti bagi kami. Kami dapat terus berproduksi dan memenuhi permintaan para pembeli tanpa harus khawatir kekurangan modal kerja," ujar Andri.

Manfaat Program PKE bagi Andri bisa meningkatkan kapasitas produksinya seiring dengan dengan pulihnya permintaan ekspor.

Kapasitas produksi yang semula 100 ribu yard perbulan naik signifikan menjadi 180 ribu yard per bulan.

Sekretaris Lembaga LPEI Agus Windiarto menyatakan pihaknya akan terus menyalurkan PKE agar bisa mendorong pemulihan ekonomi nasional, khususnya kepada UMKM berorientasi ekspor yang terdampak pandemic COVID-19.

“Dengan penyaluran PKE Pembiayaan UKM, pemulihan ekonomi khususnya ekspor dapat segera dipercepat realisasinya," kata Agus.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Manjakan Nasabah Selama Ramadan dan Idulfitri, Bank BJB Hadirkan Promo Menarik


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler