Egianus Kogoya Sangat Muda, Pembunuh Sadis, Pimpin KKB Nduga, Ayahnya Ternyata

Senin, 04 April 2022 – 14:44 WIB
Egianus Kogoya, pimpinan KKB yang beroperasi di wilayah Kabupaten Nduga, Papua. Foto: Facebook Egianus Kogoya 2018

jpnn.com, JAYAPURA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya sudah beberapa kali melakukan aksi penyerangan terhadap pasukan TNI dan Polri di Papua.

Basis kekuatan KKB yang dipimpin pemuda berusia 23 tahun itu dikenal di wilayah Kabupaten Nduga, Papua.

BACA JUGA: Lihat Tuh Senjata Anggota KKB yang Hendak Menembak Satgas Damai Cartenz

Nama Egianus Kogoya mencuat setelah kelompok tersebut melakukan pembantaian terhadap 17 karyawan PT Istaka karya pada 2018 lalu.

Kelompok Egianus dikenal sadis dan kejam. Mereka tidak segan membunuh setiap orang yang dianggap menjadi mata-mata.

BACA JUGA: Hendak Melawan, Anggota KKB di Papua Ini Terpaksa Dieksekusi Satgas, Begini Jadinya

Egianus Kogoya merupakan sosok pembunuh berdarah dingin yang lahir dari keluarga pro Papua merdeka.

Ayah Egianus adalah Silas Kogoya yang merupakan salah satu tokoh kelompok pro Papua merdeka di Mapenduma yang sangat disegani.

Meski cukup muda, Egianus menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang dicari aparat penegak hukum Republik Indonesia.

BACA JUGA: 1 Anggota KKB Ditembak Mati di Kabupaten Puncak, Siapa Dia?

Sebelum mendirikan kelompok militer sendiri, Egianus Kogoya cs pernah bergabung dengan kelompok dari pimpinan Goliath Tabuni di Puncak Jaya.

1. Persenjataan KKB pimpinan Egianus Kogoya

Berdasarkan identifikasi pihak kepolisian, senjata yang dimiliki kelompok Egianus mencapai belasan pucuk.

"Ada sekitar 15 pucuk senjata organisasi milik TNI-Polri dan itu hasil rampasan," ucap DirKrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal.

Ia pun menyebutkan dari belasan senjata ada dua senjata mematikan yakni Grenade Launcher Module (GLM) dan Minimi.

"Minimi satu pucuk sedangkan GLM ada dua, itu digunakan saat mereka beraksi yang menewaskan satu perwira TNI beberapa waktu lalu," ucapnya.

2. Kondisi geografis tantangan berat aparat TNI dan Polri

Menangkap dan memburu kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Papua bukan perkara mudah.

Kondisi geografi dan medan yang sulit menjadi kendala aparat gabungan dalam bertindak.

Terlebih KKB kerap berpindah lokasi untuk melakukan aksinya.

3. Egianus Tembak Mati Perwira TNI AL

Dua personel TNI AL yakni Letda Muhammad Ikbal dan Pratu Wison Anderson Here tewas dalam insiden penyerangan di Pos Satgas Marinir Perikanan Quari Bawah oleh Kelompok Egianus Kogoya, Sabtu (26/3) sore.

Selain Letda Ikbal dan Pratu Anderson, ada 8 prajurit TNI lainnya yang mengalami luka serius dan kini telah mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan data yang diperoleh aksi penyerangan kelompok Egianus Kogoya terjadi pukul 17.50 WIT.

Dimana dalam aksi tersebut Egianus cs melakukan aksi penyerangan dengan cara membabi buta serta menggunakan bahan peledak (granat plontar). (mcr30/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pasukan TNI Tangkap 5 Orang di Perbatasan Indonesia - Malaysia, Lihat Barang Buktinya


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Muhammad Cholid Ridwan Abubakar Sangaji

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler