Ekonomi Melemah, BI Revisi Pertumbuhan Kredit

Minggu, 09 Agustus 2015 – 12:15 WIB
dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melakukan revisi pertumbuhan kredit tahun ini menjadi 11-13 persen. Sebelumnya mereka menargetkan sebesar 13-15 persen. Revisi dilakukan terkait melemahnya pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami memang benar melakukan revisi. Tadinya harapan kami di 15 persen tapi kenyataannya kan memang dari pemerintah sudah melakukan upaya menyampaikan ke daerah-daerah, tapi daerah juga penyerapannya belum bisa disalurkan dalam bentuk spending," ujar Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto, Jumat (7/8).

BACA JUGA: Bulog Siap Ganti Raskin Berkutu dan Apek

Dia menjelaskan, pertumbuhan kredit turun apabila perekonomian juga menukik. Tetapi, hal ini sejalan dengan keyakinan pemerintah. Perlambatan ekonomi pada kuartal terakhir juga diikuti melambatnya kredit perbankan. Meski diyakini pada kuartal III 2015 nanti bakal ada peningkatan pertumbuhan kredit.

"Iya bisa meningkat, namun kalau dalam kondisi seperti ini kita memang mengharapkan adanya dorongan. Misalkan, fiskal stimulus dari proyek pemerintah seperti pembangunan jalan," beber Erwin. (wah)

BACA JUGA: Impor Jagung Dihentikan, sampai Kapan?

 

BACA JUGA: Indosat Kirim Karyawan ke Sejumlah Negara

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemerintah Jamin Proses Izin Impor tak Pengaruhi Dwelling Time


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler