Elektabilitas Naik, DIA Optimistis Diusung Demokrat

Senin, 22 April 2013 – 19:21 WIB
MAKASSAR – Calon Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ”Danny” Pomanto resmi menggandeng Syamsu Rizal sebagai wakilnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang akan digelar September 2013. Pasangan ini menjadi menjadi kandidat yang pertama mendeklarasikan diri dengan berakronim DIA.

Danny yang juga ahli tata ruang kota mengaku tak perlu terlalu banyak mengeluarkan tenaga untuk mendapatkan pintu. Dengan elektabilitas yang dimilikinya terus meningkat, ia yakin akan diusung oleh Partai Demokrat.

Pria yang pernah mencalonkan jadi gubernur Gorontalo ini mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin.

”Saya yakin akan didukung Partai Demokrat dan partai-partai besar lain. Apalagi saya sekarang bersama Daeng Ical (sapaan akrab Syamsu Rizal) yang merupakan salah satu kader terbaik Demokrat," kata Danny dalam keterangan persnya, Senin (22/4).

Danny menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat yakin didukung oleh Aco -sapaan akrab Ilham Arief Sirajuddin-. "Pertama saya adalah penasihat beliau. Kedua, kapasitas saya sebagai rakyat dan beliau walikota. Ketiga, saya juga konsultan kota,” ujar Danny.

Terpisah, Syamsu Rizal mengatakan sejauh ini timnya telah intens mendekati sejumlah partai besar untuk mendapatkan rekomendasi. Hasilnya, sejumlah partai dinilainya bakal solid mendukung.

”Merujuk hasil survei di mana elektabilitas dan popularitas Pak Danny terus meningkat, maka beberapa partai semakin mendekat ke kami dengan pertimbangan kesamaan visi misi dan program untuk pembangunan Makassar yang lebih baik,” ujar Ical.

Aco diketahui memang memberikan sinyal kuat mendukung pasangan DIA. Ia bahkan menyebut separuh pemikirannya itu dipengaruhi oleh pemikiran Danny.

”Selama ini kita tahu, Pak Danny banyak sekali memberikan sumbangsih pemikiran, gagasan dan ide kreatifnya," katanya.

Sekretaris Biro Hubungan Masyarakat Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Herwin Niniala mengatakan penetapan kandidat yang diusung harus berdasarkan survei dengan melihat elektabilitas tertinggi.

”DPP tidak akan mengintervensi daerah. Tapi kita tetap punya mekanisme. Jangan sampai salah memilih kandidat yang akan diusung. Harus berdasarkan hasil survei. Kalau melihat tingkat elektabilitas dan popularitas, saat ini pasangan DIA patut dipertimbangkan,” ujar Herwin. (awa/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 25 ODHA Meninggal Dunia

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler