Empat Pilar Bukan Hal Baru bagi Indonesia

Senin, 12 Juni 2017 – 19:21 WIB
Wakil Ketua MPR Mahyudin dan Ketua Umum DPP AMPI Dito Ariotedjo dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR di Jakarta, Senin (12/6). Foto: Humas MPR

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Mahyudin mengajak generasi muda agar menumbuhkan sikap dan perilaku cinta kepada nilai-nilai luhur bangsa. Menurutnya, ada empat pilar bangsa yang harus dikenal dan dipahami kalangan muda, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Mahyudin mengatakan, ke empat hal tersebut sudah ada sebelum Indonesia merdeka.  Pancasila adalah merupakan jiwa dari bangsa Indonesia sendiri.

BACA JUGA: Wakil Ketua MPR: Jadikan Alquran Sebagai Cermin

"Pancasila, UUD, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, semuanya sudah dipersiapkan sejak lama.  Kini kita hanya mengamalkan saja,” ujarnya di hadapan pengurus dan anggota Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) serta mahasiswa berbagai perguruan tinggi Jakarta dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR di aula DPP AMPI Jakarta, Senin (12/6).

Menurutnya, generasi muda harus aktif menangkal pihak-pihak yang hendak mengganti ideologi Pancasila. “Jika ada saat ini yang ingin mengganti dengan ideologi lain, itu sangat bertentangan dengan nilai luhur bangsa kita dan bertentangan dengan kesepakatan bersama," katanya.

BACA JUGA: Wakil Ketua MPR: Brexit Jangan Sampai Terulang

Lebih lanjut Mahyudin mengatakan, nilai-nilai luhur bangsa disosialisasikan kembali karena pasca-reformasi, pemahaman tentang Pancasila menjadi dilupakan.  Lembaga seperti BP7 dan penataran P4 tidak ada lagi. 

Politikus Partai Golkar itu menambahkan, generasi muda bangsa harus memahami bahwa Pancasila adalah alat pemersatu bangsa.  Indonesia dan Pancasila, katanya, merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan.

BACA JUGA: Zulkifli Hasan: IARMI Harus Jadi Perekat Keberagaman

"MPR RI melihat bahwa Pancasila sangat dibutuhkan bangsa ini.  Untuk itu pemahaman nilai-nilai luhur bangsa perlu digalakan kembali melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.  Apalagi akhir-akhir ini perdebatan terkait SARA makin ramai dan makin meruncing.  Pancasila sangat dibutuhkan bangsa saat ini dan di masa datang," imbuhnya.(adv/boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... HNW Ingatkan Pemerintah Hindari Tambal Sulam Persiapan Mudik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler