Era Jokowi, Pertamina Bisa Jadi Tuan di Negeri Sendiri

Selasa, 11 September 2018 – 20:23 WIB
Kantor Pertamina. Foto: dokumen jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional Jokowi, Inas Nasrullah Zubir mengatakan, saat ini Presiden berupaya menjadikan PT Pertamina sebagai tuan rumah minyak di negeri sendiri.

Menurutnya, selama era Presiden Joko Widodo, PT Pertamina (persero) berhasil mengelola separuh wilayah kerja minyak dan gas (migas).

BACA JUGA: Super Junior Pamer Foto Bareng Jokowi, Begini Gayanya

“Jokowi tidak pernah menjanjikan akan menjadikan Pertamina mengalahkan Petronas. Beliau hanya menekankan akan berupaya agar Pertamina seperti Petronas menguasai 60 persen ladang minyak di Malaysia dan menjadi tuan di negri-nya sendiri,” ujar Inas Nasrullah Zubir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/9).

Menurut Ketua Fraksi Hanura DPR RI ini, tuduhan bernuansa politik yang mengatakan capaian Pertamina mendominasi industri migas belum memenuhi janji karena harus lebih baik dari Petronas. Hal itu sangat tidak tepat diutarakan pihak manapun.

BACA JUGA: Jokowi Ingin Ciliwung Seperti Sungai Cheonggyecheon di Korea

Dia menganggap pihak yang menyebarkan tuduhan itu gagal membaca visi Jokowi dalam memajukan Pertamina dalam memajukan Pertamina agar menjadi tuan di negeri sendiri.

Pada saat Jokowi dilantik, kata Inas, Pertamina hanya menguasai 24 persen ladang minyak di Indonesia dan pada tahun 2018 ini Pertamina sudah menguasai 35 persen ladang minyak di Indonesia dan pada tahun 2021, Kontrak Chevron di Rokan, ladang minyak terbesar di Indonesia, yakni 27 persen dari total ladang nasional akan berakhir dan diambil alih oleh Pertamina.

BACA JUGA: Pasokan BBM di Sumbar Dikurangi?

“Dengan demikian ladang minyak yang akan dikuasai oleh Pertamina pada tahun 2021 menjadi 62 persen, tentunya akan menjadi tuan di negerinya sendiri. Ini sangat membanggakan karena manfaat dari sumber daya alam kita dapat langsung dirasakan seluruh masyarakat," pungkasnya. (mg7/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pertamina Tambah Lembaga Penyaluran BBM Satu Harga


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler