Eri Cahyadi Siap Tuntaskan Transformasi Dolly jadi Pusat UMKM Terbesar

Kamis, 22 Oktober 2020 – 14:19 WIB
Eri Cahyadi. Foto: source for JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan bahwa ikhtiar wali kota saat ini Tri Rismaharini untuk memberdayakan warga eks lokalisasi Dolly bakal terus berlanjut.

Eri berjanji akan mengintensifkan intervensi Pemkot Surabaya agar transformasi sosial di bekas kawasan merah terbesar di Asia Tenggara itu benar-benar tuntas.

BACA JUGA: Begini Jadinya Kalau Eri Cahyadi Masak Gulai Daun Singkong Resep Warisan Bung Karno

“Pemberdayaan warga eks lokalisasi bisa digarap dari banyak aspek. Pertama, UMKM-nya harus bertumbuh dan alhamdulillah ini sudah berjalan. Unit usahanya harus terus bertambah jumlahnya sedangkan UMKM yang ada sekarang sekarang harus ekspansif kapasitas produksi dan pemasarannya,” tutur Eri saat menghadiri ulang tahun Kelompok Usaha Bersama (KUB), Rabu (21/10).

“Kedua, warga sudah terbiasa menjadi pelaku usaha sektor leisure. Leisure tetap ada, tetapi atraksinya yang berbeda. Maka kami akan dorong agar eks lokalisasi Dolly bisa tumbuh jadi kawasan wisata kampung dengan atraksi berupa sejarah, kuliner lokal, dan produk kerajinan tangan warga,” imbuhnya.

BACA JUGA: Peduli Kampung Lawas Surabaya, Eri Cahyadi Dapat Dukungan Komunitas Sejarah Bubutan Heritage

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya 2018-2020 itu menambahkan, saat ini UMKM Dolly sudah mulai marak.

Beberapa bahkan sudah menjadi supplier rutin kebutuhan industri di Kota Surabaya.

BACA JUGA: Doni Monardo Menyampaikan Kabar Gembira, Sangat Luar Biasa

Misalnya sandal dan tas hotel yang diproduksi di bekas Wisma Barbara yang sudah diambil alih oleh pemkot.

Kemudian ada juga batik, minuman tradisional, makanan, bahkan kebutuhan gaya hidup seperti minyak rambut.

“Produk yang bervariatif menunjukkan bahwa warga eks lokalisasi Dolly punya kegairahan untuk terus berdaya menjadi pelaku usaha. Pemkot akan memfasilitasi dengan akses modal, pembekalan aspek digital, dan perluasan jaringan pemasaran,” katanya.

Eri bertekad eks lokalisasi Dolly akan jadi kawasan UMKM terbesar di Kota Surabaya.

Dengan kepadatan penduduk, sikap gotong royong warga, dan kehendak untuk berdaya secara ekonomi, Eri Cahyadi yakin mimpi itu akan terwujud.

“Dan ini sudah jadi program yang secara langsung dititipkan Bu Risma kepada saya. Dolly harus terus dibenahi,” katanya.

Sementara itu, ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Putat Atik Tri Ningsih menyatakan, dirinya siap mendukung Eri maju sebagai Wali Kota Surabaya.

Kebersamaan Eri dan Risma selama ini dalam membangkitkan ekonomi warga, terbukti berhasil.

“Mas Eri sudah terbutki selalu ingin menyejahterahkan warga Surabaya. Saya siap menjadi garda terdepan mendukung beliau jadi wali kota Surabaya. Karena Surabaya punya potensi wirausaha dan UMKM yang sangat tinggi, pasti bisa ditingkatkan Pak Eri," kata Atik. (*/adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler