Erick Thohir Berbagi Kisah Bersama Sang Ayahnya, Jangan Kaget

Minggu, 23 Januari 2022 – 09:25 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: tangkapan layar

jpnn.com, JAKARTA - Hampir seluruh masyarakat Indonesia pasti mengenal sosok Erick Thohir sebagai pebisnis sukses yang saat ini menjabat Menteri BUMN.

Namun, jauh sebelum sukses seperti saat ini ada cerita sedih yang dirasakan orang nomor satu di Kementerian BUMN itu bersama ayahnya Teddy Thohir semasa kecil.

BACA JUGA: Erick Thohir: Saya Benahi BUMN, Keuntungan Berlipat

Kisah pahit kehidupan Erick terkesan hambar karena mayoritas masyarakat dan media massa hanya menyoroti dan mengenali dirinya sebagai lelaki yang berprofesi sebagai pebisnis. Padahal ada kisah sedih yang dialaminya bersama sang ayah.

Erick saat masa kecil hidup dalam kesederhanaan, bahkan untuk membeli mainan saja ayahnya tak mampu membeli karena ekonomi pas-pasan.

BACA JUGA: Langkah Erick Thohir Hilirisasi Ekonomi Digital Dapat Kembangkan Produk Lokal

Menurut Erick, tidak banyak yang tahu bagaimana orang tuanya banting tulang untuk membesarkan dirinya bersama saudara-saudara.

Erick menceritakan, saat itu dirinya bersama ayahnya jalan-jalan di Kota London. Saat itu, dirinya melihat mainan tentara yang dijual, kemudian dia meminta ke ayahnya untuk dibeli.

BACA JUGA: Petrus Sebut 5 Kesalahan Arteria Dahlan Dalam Kasus Penggandaan Pelat Nomor Polisi

Namun, saat itu uang sudah habis, hingga keinginan untuk memiliki mainan itu tak kesampaian.

“Saya minta beliin mainan, tetapi mainan yang itu tadi, yang tentara itu," pinta Erick Thohir kepada ayahnya sebagaimana dikutip dari video pendek di akun instagram miliknya @erickthohir, Minggu (23/1).

“Ya, sudah cukup, kan tadi udah ke museum,” sambung Erick yang mengutip ulang jawaban almarhum ayahnya.

Mendengar jawaban tersebut, Erick Thohir menjadi sedih karena mainan yang diinginkan tak kunjung dibeli.

Sambil berlalu, Erick pun berjalan pelan di belakang ayahnya sampai dirinya tidak terlihat dan kemudian bersembunyi dari ayahnya.

Mengetahui Erick hilang, ayahnya langsung panik sambil mencari Erick ke mana-mana, sementara Erick sendiri mengetahui ayahnya sedang panik mencarinya.

Sedihnya lagi, lantaran panik karena kehilangan anaknya, sepatu yang dipakai ayahnya rusak akibat basah terkena air hujan.

“Panik dia, dosa juga sih. Sampai Sepatunya rusak. Pas saya duduk, sepatunya nganga (terbuka) gitu, akhirnya saya kasihan,” tutur Erick yang kemudian meneteskan air mata kenang masa itu.

Saat menceritakan kisah itu, wajah Erick Thohir berubah memerah terbawa perasaan sedih.

Putra keturunan Gunung Sugih Lampung Tengah itu begitu mencintai ayahnya, kenangan bersama almarhum begitu dalam dan masih membekas hingga saat ini.

Buat Erick kisah tersebut menunjukkan betapa tulusnya cinta seorang ayah kepada anaknya.

“Ini kisah tentang sepatu ayah saya yang rusak. Masa kecil saya bersama almarhum. Momen yang selalu mengingatkan saya ketulusan seorang ayah,” ucapnya.

Erick Thohir pun menyampaikan rasa terima kasih kepada almarhum ayahnya yang sudah mengajarkannya tentang ketulusan dan perjuangan.

“Ada getir yang membuat tersenyum juga tangis. Terima kasih ayah, telah memberikan berbagai kenangan indah untuk diingat selamanya," ungkapnya.

Pada akhir kisah yang juga ditulis pada keterangan video itu, Erick Thohir menulis kata indah kepada ayahnya yang sangat menyentuh. "I miss You Dad," tulis Erick menutup keterangannya yang dia posting.(fri/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler