Facebook Mulai Terapkan Setelan Private untuk Akun Dewasa

Rabu, 23 November 2022 – 00:56 WIB
Facebook mulai menerapkan setelan private untuk pengguna di bawah usia 16 tahun. Foto: Antara

jpnn.com - Facebook mengumumkan mulai memperketat pengguna platform untuk pengguna dewasa.

Karena itu, mereka mulai menerapkan setelan privat untuk pengguna di bawah usia 16 tahun.

BACA JUGA: Meta Hadirkan Fitur Baru di Video Reels Instagram dan Facebook

"Setap orang yang berusia di bawah 16 tahun (atau 18 di beberapa negara) akan mendapat setelan utama privat ketika mereka bergabung ke Facebook," tulis Facebook di blog resmi, Senin (21/11) waktu setempat.

Dia menambahkan, sebelumnya setelan privat untuk remaja sudah diterapkan pada Instagram.

BACA JUGA: Facebook Menguji Coba Fitur Baru di Messenger, Makin Aman

Perusahaan milik Mark Zuckerberg itu menyarankan pengguna dewasa yang memiliki akun Facebook untuk mengubah beberapa setelan menjadi privat.

Hal itu dilakukan untuk mengatur siapa saja yang bisa melihat daftar pertemanan, laman yang diikuti, dan memberikan komentar pada unggahan publik.

BACA JUGA: Hyundai Palisade Facelift Resmi Meluncur di Jakarta, Apa Saja Ubahannya?

Facebook sejak tahun lalu mematikan fitur berkirim pesan dari pengguna usia dewasa ke remaja jika mereka tidak berteman. 

Platform juga menyembunyikan akun remaja dari rekomendasi orang-orang yang mungkin dikenal "People You May Know".

Terbaru, Facebook sedang menguji coba mematikan fitur berkirim pesan dari remaja ke pengguna dewasa yang tidak berteman dengan mereka. 

Facebook juga menyembunyikan pengguna dewasa dari rekomendasi People Yoy May Know remaja.

Facebook akan memberikan label "mencurigakan" pada akun milik orang dewasa yang diblokir atau dilaporkan oleh pengguna remaja.

Sementara di Instagram, Meta sedang menguji coba menghapus fitur berkirim pesan dari akun remaja jika profil mereka pernah dilihat oleh pengguna yang mencurigakan. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Meta Facebook Tutup Layanan Dompet Digital Kripto, Bangkrut?


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler