Fahri Hamzah Punya Saran Buat Mahfud MD yang Sibuk Sama Sinetron Ikatan Cinta

Jumat, 16 Juli 2021 – 13:31 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD resmi bentuk tim kajian UU ITE. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 Fahri Hamzah menyumbang saran buat Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyusul cuitan eks Ketua MK itu di Twitter.

Adapun Mahfud di Twitter menuliskan tentang kesibukan selama PPKM Darurat yang salah satunya diisi dengan menonton sinetron.

BACA JUGA: Mahfud MD Menonton Sinetron Ikatan Cinta, Irwan Fecho Langsung Menyerang

"Kalau punya power jangan menyindir kayak seniman. Eksekusi saja sampai tuntas! Minta aparat agar jangan ramah kepada pejabat, tetapi galak kepada rakyat. Begitu, Pak Menko," tutur Fahri di Twitter pada akun @fahrihamzah, Jumat (16/7).

Melalui unggahan di Twitter, diketahui Mahfud MD menonton sinetron Ikatan Cinta.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter," tulis Mahfud MD melalui akun @mohmahfudmd di Twitter, Kamis (15/7).

Guru besar hukum tata negara UII Yogyakarta itu menyoroti skenario hukum dalam sinetron Ikatan CInta tersebut yang dinilainya keliru.

"Pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yang mengaku dan minta dihukum karena membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dalam hukum pidana itu bukan bukti yang kuat," lanjut Mahfud.

Dalam unggahan berikutnya, Mahfud menjelaskan bahwa pembunuh Roy sebenarnya adalah Elsa. Namun, Sarah yang merupakan ibunya Elsa mengaku pembunuh Roy dan minta dihukum demi melindungi Elsa.

"Lah, dalam hukum pidana tak sembarang orang mengaku lalu ditahan. Kalau begitu nanti banyak orang berbuat jahat lalu menyuruh (membayar) orang untuk mengaku sehingga pelaku yang sebenarnya bebas," pungkas Mahfud. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler