Fan Rusuh, BOPI Ancam Cabut Rekomendasi Liga 1 dan Liga 2

Kamis, 02 Agustus 2018 – 18:14 WIB
Ketua Umum BOPI Richard Sam Bera (tengah) usai pertemuan dengan PT LIB di Kemenpora. Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Richard Sambera prihatin masih terjadinya kericuhan yang menyebabkan suporter meninggal dunia.

Selain itu, BOPI juga menyoroti permasalahan tunggakan gaji pemain dan keributan antar pemain serta pemukulan terhadap wasit.

BACA JUGA: BOPI Panggil PT LIB Bahas Soal Tunggakan Gaji Pemain

Guna kejadian tersebut tidak terulang, BOPI pun mengultimatum operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB) usai membahas persoalan tersebut di Kemenpora, Kamis (2/8) siang.

Dalam pertemuan tersebut, ada tiga hal yang dikomunikasikan BOPI kepada PT LIB. Selain persoalan kerusuhan suporter sampai timbulnya korban jiwa, permasalahan tunggakan gaji klub dan keributan antar pemain dan pemukulan terhadap wasit juga dibahas.

BACA JUGA: Usai Lebaran, Pemegang Hak Siar Liga 1 Bakal Bertemu PT LIB

Tak ingin pertemuan ini sekadar menjadi seremonial belaka, BOPI pun menegaskan bahwa siap untuk mempertimbangkan rekomendasi pelaksanaan kompetisi yang saat ini segera memasuki masa jeda.

Sorotan besar diberikan terhadap kasus meninggalnya suporter PSIM Yogyakarta pascakerusuhan dengan suporter PSS Sleman pada pekan lalu dan juga tunggakan gaji.

BACA JUGA: Menpora Resmi Lantik Pengurus Baru BOPI

Ketua Umum BOPI Richard Sam Bera menilai, sanksi yang diberikan terhadap beberapa kasus kurang memberikan efek jera.

"Kami sampaikan ke PT LIB agar memberikan rekomendasi ke PSSI agar cepat mengeluarkan sanksi. Maksudnya di sini sanksi yang mempunyai efek jera bukan sanksi bersifat administratif," ungkapnya usai pertemuan.

Richard pun memastikan apabila permintaan BOPI tidak direspon dengan cepat, maka rekomendasi yang telah dikeluarkan akan dicabut setelah pertandingan Liga 1 dan 2 Libur selama pelaksanaan Asian Games ini.

"Jika tidak kami terpaksa mereview rekomendasi yang telah dikeluarkan untuk sisa laga di kompetisi Apalagi sebentar lagi jeda Asian Games. Kami akan cabut rekomendasi baik klub maupun secara keseluruhan. Tapi kami tidak mau langsung ke arah sana, karena itu BOPI minta kerjasamanya," ungkapnya. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Liga 2 2018: PT LIB Pastikan Subsidi Naik 150 Persen


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
BOPI   PT LIB  

Terpopuler