Farzah Dwi Meninggal, Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah

Senin, 24 Oktober 2022 – 10:32 WIB
Sebuah ambulans disiapkan untuk membawa jenazah korban tewas akibat tragedi Kanjuruhan, di RSUD Saiful Anwar, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (18/10/2022). Foto: arsip ANTARA/Vicki Febrianto

jpnn.com - MALANG - Farzah Dwi Meninggal, Korban Tewas Akibat Tragedi Kanjuruhan Bertambah.

Jumlah korban tewas akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu 1 Oktober 2022, bertambah lagi.

BACA JUGA: Javier Roca Bocorkan Kondisi Pemain Arema FC setelah Tragedi Kanjuruhan

Korban bernama Farzah Dwi Kurniawan (20) warga Jalan Sudimoro Utara 43 RT 003 RW 017 Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menghembuskan napas terakhir pada Minggu (23/10) malam.

Dengan demikian, total ada 135 orang yang kehilangan nyawa akibat tragedi Kanjuruhan.

BACA JUGA: Soal KLB, PSSI Tolak Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas RSUD Saiful Anwar Malang Dony Iryan Vebry Prasetyo saat dikonfirmasi ANTARA di Kora Malang, Jawa Timur, Senin, mengatakan Farzah Dwi meninggal dunia pada Minggu (23/10) malam sekitar pukul 22.50 WIB.

“Iya benar, meninggal pukul 22.50 WIB tadi malam,” kata Dony.

BACA JUGA: Temuan Komnas HAM Mengenai Informasi CCTV Hilang di Stadion Kanjuruhan, Hmm

Sebelum Meninggal, Farzah Dwi Dirawat di RS Saiful Anwar

Dony menjelaskan, Farzah Dwi Kurniawan terakhir kali menjalani perawatan dengan pengawasan yang cukup ketat pada fasilitas Incovit (fasilitas yang dipergunakan untuk merawat pasien positif COVID-19) ruang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar.

“Pasien terakhir dirawat di Incovit RSUD Saiful Anwar,” kata Dony.

Farzah merupakan korban meninggal dunia ke-135 akibat tragedi Kanjuruhan.

Sebelumnya, setidaknya ada dua pasien lain yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Saiful Anwar Kota Malang, yakni Reivano Dwi Afriansyah (17), warga Kabupaten Malang dan Andi Setiawan (33) warga Kota Malang.

Pada Sabtu 1 Oktober 2022, terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Para korban meninggal dunia Sebagian besar akibat patah tulang, trauma di kepala dan leher dan asfiksia atau kadar oksigen dalam tubuh berkurang.

Dilaporkan juga ada ratusan orang yang mengalami luka ringan termasuk luka berat. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler