Fayakhun: Golkar Bakal jadi Pemenang jika Dipimpin Airlangga

Senin, 27 November 2017 – 11:41 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi meyakini partainya akan tetap menjadi pemenang di panggung politik Indonesia, jika dipimpin Airlangga Hartarto.

"Semua keunggulan yang dimiliki akan menjadi maksimal dalam memenangkan Golkar pada kompetisi politik baik daerah maupun nasional kalau dipimpin oleh Airlangga Hartarto," ujar Fayakhun di Jakarta, Senin (26/11).

BACA JUGA: Kiri-Kanan, Atas-Bawah, Semua Pengin Airlangga

Menurut Fayakhun, ada beberapa alasan yang mendasari pandangannya. Antara lain, Airlangga merupakan sosok yang sangat familiar dengan dunia teknologi informasi. Dia tak hanya mengerti, tapi merupakan pengusaha yang memanfaatkan kecanggihan digital baik dalam bisnis, organisasi, maupun dalam mengemban tugas-tugas negara.

"Sosok Airlangga itu mewakili selera milenial. Yaitu, bersahabat tak berjarak. Airlangga jauh dari kesan ngebosi, sesuatu yang tidak disukai generasi milineal," ucapnya.

BACA JUGA: KPK Tahan Setnov, PDIP Bermanuver demi Kursi Pimpinan DPR

Alasan lain, Airlangga kata Fayakhun, merupakan sosok yang cerdas dan intelek dalam berkomunikasi, serta bergaul. Menurutnya, era milenial adalah era transparan dan dialogis. Ketua Umum harus siap berdialog secara cerdas kapan pun, di manapun, dan dalam kondisi apapun dan Airlangga mempunyai kemampuan untuk itu.

"Jadi, jika dipimpin Airlangga maka saya yakin Golkar akan lebih baik. Apalagi Golkar juga memiliki semua persyaratan ideal menjadi partai pemenang. Dari segi sumber daya, Golkar partai yang paling unggul. Tak pernah mengalami defisit kader dan tokoh. Bahkan cenderung berlebih," katanya.

BACA JUGA: Ungguli Gerindra dan Golkar, PDIP Pilih Berhati-hati

Kelebihan stok itu tak hanya di tingkat nasional tapi juga di daerah. Kemudian infrastuktur partai Golkar juga paling lengkap dan paling siap. Merata di semua daerah. Serta sumber daya dana kader-kader Golkar juga cenderung lebih baik.

"Tapi semua keunggulan ini bisa menguap tak bermakna jika Golkar dipimpin oleh sosok yang tidak memiliki visi dan kedekatan dengan selera melinial," pungkas Fayakhun. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gerindra Sudah Salip Golkar, Imbas Kasus Setnov?


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler