Festival Imlek dan Cap Go Meh di Bali Berlangsung Meriah

Senin, 19 Februari 2024 – 13:34 WIB
Pertama kali digelar di Bali, Parade Nusantara Festival Imlek dan Cap Go Meh berlangsung meriah. Foto: Pemkab Tabanan

jpnn.com, BALI - Masyarakat Tabanan, Bali, antusias menyambut Parade Nusantara Festival dalam merayakan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh Tahun 2575, Minggu (18/2).

Kegiatan yang melibatkan berbagai suku dan etnis itu dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

BACA JUGA: Serunya Perayaan Imlek 2024 di The Nusa Bali, Ada Barongsai dan Lion Show

Perayaan Tahun Baru Imlek ini, diharapkan mampu menjadi tonggak sejarah baru bagi generasi ke depan, meskipun parade khusus ini baru pertama kalinya digelar di Bali.

"Jika nantinya ada perayaan budaya dari etnis maupun komunitas lainnya, kami akan sangat terbuka," ujar Bupati Sanjaya.

BACA JUGA: Ucapkan Gong Xi Fat Chai di Cin Te Yen, Ganjar Kenang Jasa Gus Dur bagi Imlek

Bagi Sanjaya, spirit yang dibangun oleh Pemerintah Daerah di Era Jaya-Wira ini adalah spirit penghargaan terhadap keberagaman.

"Perbedaan yang dimiliki adalah sebuah berkah, keberagaman, dan keniscayaan," tutur orang nomor satu di Tabanan itu.

BACA JUGA: Sebegini Kendaraan yang Keluar dari Jakarta pada Libur Panjang Isra Mikraj dan Imlek

Bupati Sanjaya pun mengajak warganya menjadikan Kota Tabanan sebagai rumah dengan fondasi kebersamaan dan spirit jele melah, nyame gelah yang artinya betapapun kekurangan saudara sendiri, mereka menjadi bagian dari sebuah keluarga.

"Di mana kaki dipijak, di situ langit dijunjung, di mana pun kita, harus bersatu padu membangun Tabanan yang kita cintai," tuturnya.

Adapun kemeriahnya parade yang dimulai sore hari itu, dipandu oleh murid-murid Tong Sam Cong, dihiasi dengan berbagai iringan drum band, barisan dewi, penari sugriwa.

Kemudian, barongsai dan Naga/liong, barong bangkung, pertunjukkan wushu, pasukan tombak, parade cece dan koko, adrah, parade cheongsam, hingga kuda lumping.

Ragam hiburan juga tak kalah ramai menghiasi seperti kolaborasi pertunjukkan barongsai, barong bangkung, kuda lumping dan tombak heidung/sumba, penampilan angklung.

Lalu, tari toraroret, tari dinding pemisah, adrah, wushu genta dewata, pertunjukkan lagu solo, line dance, pertunjukkan mandolin, lagu mandarin hingga tarian kreasi Bali.

Tak ketinggalan, festival juga dilengkapi dengan hidangan lontong Cap Go Meh sebanyak 2.000 porsi yang melambangkan kebersamaan.

Ferijanto Chonie selaku Ketua Indonesia Tionghoa (INTI) PC Tabanan menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan support yang terus diberikan pemerintah setempat.

"Rasa bangga dan terharu warga Tionghoa pada hari yang bersejarah ini bisa melaksanakan festival Imlek dan Cap Go Meh untuk pertama kalinya di Kota Tabanan," ucapnya. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler