Film Baru, Tertolong Guru Bahasa

Sabtu, 22 Mei 2010 – 02:16 WIB
BUKU - Alexandra Gutardo saat launcing buku Tanah Air Beta, di Planet Hollywood, Jakarta, Kamis (20/5) malam. Foto: Fedrik Tarigan/Indopos.
JAKARTA - Bintang sinetron Alexandra Gottardo (25), akan kembali bermain filmPerempuan cantik itu berakting untuk film Tanah Air Beta, yang diproduksi oleh pasangan Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen

BACA JUGA: Courtney Love Pernah Berlesbian dengan Kate Moss

Banyak hal yang harus ia dalami untuk aktingnya di situ
Mulai dari cara berbicara, bergaul, hingga berdandan.

Film Tanah Air Beta berkisah tentang kehidupan di daerah perbatasan Indonesia, dengan salah satu negara yang dulu merupakan wilayah Indonesia, yaitu Timor Leste

BACA JUGA: Rahma Azhari Kurang Puas dengan Adegan Panasnya

Xandra - sapaan Alexandra Gottardo - berperan sebagai seorang ibu
"Saya jadi ibunda dua orang anak

BACA JUGA: Yuni Tolak Berdamai dengan Ata

Padahal, saya belum jadi ibu," ucapnya, kala diwawancarai di Planet Hollywood, saat peluncuran komik dari film itu, Kamis (20/5).

Dikatakan Xandra, karakternya di film tersebut cukup menantangDia harus menampilkan sosok ibu yang menderita, tapi tidak boleh menunjukkan kondisinya di hadapan anak-anak"Saya harus pura-pura tegar, padahal hatinya tersiksaItulah yang harus saya dalami," lanjutnya.

Pengambilan gambar dilakukan di AtambuaDi sana, Xandra bisa leluasa melakukan observasi dan bersosialisasi dengan wanita-wanita Timor"Saya pengen tahu pergaulan mereka seperti apa, bagaimana kalau ngobrol sama anak-anaknyaSaya kan orang JawaTahunya, kalau ibu-ibu Jawa ngomong sama anaknya itu, pelan dan halusKalau orang Timor nggak begituMereka kalau ngomong suaranya kenceng, lantang, dan tegasBerbeda sekaliSaya harus seperti itu," ceritanya.

Dalam Tanah Air Beta yang rilis Juni mendatang, Xandra harus rela terlihat tidak cantik seperti kebanyakan peran yang dimainkannya di sinetronMantan pacar Tyo Nugros tersebut harus tampil dengan kulit hitam dan rambut keriting"Rambutnya harus berwarna cokelat pirang seperti terbakar matahari," tambahnya.

Dialek juga harus samaItulah yang menurut Xandra tersulit, karena dirinya orang Malang"Susah banget dialeknyaUntung ada guru bahasaTidak hanya ketika reading, tapi juga saat pengambilan gambar diajarinyaJadi, kalau ada yang salah, langsung dikasih tahuBerkat itu, salahku nggak parah-parah bangetEmpat kali take, wajarlah," ucapnya sambil lantas tersenyum(jan/c10/ayi)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gesang Akhirnya Berpulang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler