Film Captain Marvel Sudah Raup Pendapatan Banyak Banget, Wouw!

Rabu, 13 Maret 2019 – 11:12 WIB
Aktris Brie Larson di lokasi syuting Captain Marvel. Foto: Aceshowbiz

jpnn.com, LOS ANGELES - Film Captain Marvel duduk manis di posisi puncak box office Amerika Utara pada pekan pembuka, setelah dirilis secara global.

Pendapatan domestik USD 153 juta (Rp 2,2 triliun) diraup film superhero perempuan pertama MCU (Marvel Cinematic Universe) tersebut. Sementara itu, secara global, film yang menceritakan kisah Carol Danvers tersebut meraup pendapatan USD 455 juta (Rp 6,5 triliun).

BACA JUGA: Captain Marvel Tancap Gas, Pecahkan Rekor Sepanjang Masa di Pekan Pertama

Dengan perolehan itu, Captain Marvel dinobatkan sebagai film dengan pemeran utama perempuan berpendapatan global terbesar sepanjang masa. Serta, menjadi film keenam yang memiliki debut pendapatan global tertinggi.

Dengan begitu, Captain Marvel juga menjadi film MCU ketujuh dengan pendapatan opening terbesar. Posisinya tepat berada di bawah Iron Man 3 (2013) yang memperoleh USD 174,1 juta (Rp 2,5 triliun).

BACA JUGA: Diserang Troll, Rating Captain Marvel Anjlok

’’Captain Marvel jelas mendorong kami lebih tinggi, lebih jauh, dan lebih cepat,’’ ucap Kepala Distribusi Disney Cathleen Taff sebagaimana dilansir dari Time.

Kesuksesan film yang disutradarai Anna Boden dan Ryan Fleck itu menjadi pertanda bagus tentang kesetaraan gender di industri film Hollywood. Membuktikan bahwa film yang dibintangi dan disutradarai perempuan tak lagi dipandang sebelah mata.

BACA JUGA: Gara-Gara Captain Marvel, Brie Larson Dijauhi Pria

Momentum itu sebetulnya dimulai DC dan Warner Bros. Lewat Wonder Woman (2017). Dengan arahan sutradara perempuan Patty Jenkins, film tersebut sukses membuat sejarah sebagai film superhero perempuan pertama berpendapatan domestik terbesar dengan USD 103 juta (Rp 1,5 triliun) pada pekan pertama kala itu.

BACA JUGA: Atta Halilintar Doakan Ma'ruf Amin

’’Film yang dipimpin perempuan telah mendapatkan daya tarik selama beberapa tahun. Tetapi, dua film ini, bersama Black Panther, menunjukkan bahwa seorang pahlawan super tidak harus menjadi seorang pria kulit putih,’’ kata analis Wall Street Erik Handler dari MKM Partners sebagaimana dilansir dari Hollywood Reporter.

Captain Marvel juga berjaya di Tiongkok, salah satu pasar film terbesar di dunia. Di Negeri Tirai Bambu itu, film tersebut meraup USD 89,3 juta (Rp 1,3 triliun). Dua kali lebih besar daripada pendapatan Wonder Woman pada 2017 yang ’’hanya’’ USD 38 juta (Rp 543 miliar).

Film yang juga dibintangi Samuel L. Jackson itu menjadi film ketiga dengan pendapatan terbesar di sana, berada di bawah Avengers: Infinity War (2018) dan Captain America: Civil War (2016). (adn/c17/jan)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dilan 1991, Bukti Film Lokal Bisa jadi Raja di Negara Sendiri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler