Filosofi Sang Petualang, Sembilan Naga dan Setengah Dewa dalam Benang Gelasan Joksyn

Senin, 15 Februari 2021 – 23:16 WIB
Joksyn berbagi dengan yatim dan duafa saat merilis varian baru benang gelasan. Foto: source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Joker Kite Syndicate (Joksyn) meluncurkan tiga varian baru benang gelasan, Minggu (14/2) kemarin.

Pemilik Joksyn Denmas Syahnoer mengungkap, tiga varian tersebut masing-masing bernama Sang Petualang, Sembilan Naga, Setengah Dewa.

BACA JUGA: Benang Gelasan Joksyn Telah Beredar di Pasaran

"Nama tiga varian itu memiliki filosofi sendiri," kata Denmas, Senin (15/2) malam.

Sang Petualang selalu dikaitkan dengan hal-hal yang menantang. "Ketika diaplikasikan ke dalam gelasan, penggemar layangan Indonesia diharapkan tertantang untuk mencoba," ujar Denmas.

BACA JUGA: Mas Ibas Beri Semangat untuk Perajin Layang-Layang di Masa Pandemi

Label Joksyn Sang Petualang digambarkan dengan sebuah bibir dengan maksud bahwa hal-hal yang menantang itu tidak harus sangar atau menyeramkan.

"Sebuah bibir pun bisa menjadi suatu yang menantang. Filosofinya, gara-gara bibir bisa mematikan. Seksi, tetapi mematikan di langit," katanya.

BACA JUGA: Terbangkan Layang-layang Batik, Kemendes PDTT Pecahkan Rekor Dunia

Begitu pula dengan Joksyn Sembilan Naga.

Naga merupakan simbol keberuntungan. Kalau satu naga sudah menguntungkan, apalagi sembilan.

"Lebih dari itu, di Indonesia kata Sembilan Naga identik dengan hal-hal yang cukup disegani. Nah, gelasan Joksyn, kami berharap akan menjadi gelasan yang disegani di langit," ucap Denmas.

Terakhir, Joksyn Setengah Dewa. Saat berbicara dewa berkaitan dengan hal-hal yang sempurna.

Joksyn tidak merasa sempurna, makanya melabeli benangnya bukan dewa. Cukup setengahnya, setengah dewa.

"Jadi yang dewa cukup Ahmad Dhani dan kawan-kawan saja. Mesti setengah dewa, kami menggadang-gadangkan produk ini cukup membuat lawan ketar-ketir di langit," kata Denmas.

Dalam acara rilis tiga varian baru tersebut di Cipayung, Jakarta Timur, Joksyn berbagi dengan yatim dan duafa Cibubur.

Sebagian dari keuntungan penjualan disumbangkan. "Kalau teman-teman beli salah satu dari tiga varian baru ini, berarti telah ikut membantu yatim dan duafa," ujarnya.

Sebelum tiga varian baru tadi, produk gelasan Joksyn yang sudah beredar adalah Green Monster, King Vero, The Hero, Special Tournament, dan Rupatanera yang dirilis November 2020. (*/adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler