Mas Ibas Beri Semangat untuk Perajin Layang-Layang di Masa Pandemi

Mas Ibas Beri Semangat untuk Perajin Layang-Layang tetap Bertahan di Masa Pandemi

Kamis, 10 Desember 2020 – 05:35 WIB
Edhie Baskoro Yudhoyono di Desa Sukoharjo, Pacitan. Foto: dok. PD

jpnn.com, PACITAN - Edhie Baskoro Yudhoyono mengunjungi dapilnya Desa Sukoharjo, tepatnya ke Galeri Layangan Bapangan Cah Angon, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, Jawa Timur.

Adapun agenda kunjungan dapil ini dimaksudkan untuk serap aspirasi dan sosialisasi 4 pilar kebangsaan.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Rizieq Beri Instruksi, Ustaz Abdul Somad Singgung soal Neraka, Cak Nun Beri Pesan Menyejukkan

Ibas sampai di Galeri Layangan Bapangan Cah Angon sekitar pukul tiga sore. Setelah memarkir sepedanya, Ibas menemui Mas Amin, pemilik sekaligus Ketua Layangan Bapangan Cah Angon, yang sudah menunggunya dengan antusias.

Kundapil dimulai dengan mendengarkan bagaimana kondisi perajin layangan di masa pandemi saat ini. Di kesempatan yang sama, Mas Amin juga menyampaikan rasa senangnya dikunjungi langsung oleh Ibas.

BACA JUGA: Wah, Mas Ibas Borong Banyak Gerabah saat Pulang dari Purwoasri

Baginya, kehadiran Ibas bukan hanya sekadar kunjungan biasa, tetapi bentuk perhatian wakil daerah kepada rakyat konstituennya.

Saat bincang bersama dilakukan, Mas Amin menerangkan galeri yang dibangunnya menjadi tempat bernaung tujuh perajin layangan.

BACA JUGA: Gowes Santai di Pacitan, Ibas: Segarkan Badan, Tenangkan Pikiran

Ketujuh perajin tersebut tidak sekadar memproduksi layangan biasa. Namun, mereka hadir dan memproduksi layangan sebagai bentuk melestarikan kebudayaan dan menyalurkan hobi serta kreativitas.

Membuat layangan seni berbeda dari layangan biasa, hal ini tentu bukan perkara mudah. Perlu teknik khusus dan ketekunan yang tinggi.

Saat ditanya mengenai bahan baku, Amin mengatakan bahwa tidak ada kendala dalam memperolehnya.

Saat ini, bahan pembuatan layangan yang digunakan di galeri seninya antara lain bambu, plastik, tali, dan lem khusus. Selain bahan-bahan tersebut, tidak menutup kemungkinan ada bahan lain yang dipilih, semua tergantung pesanan yang diinginkan pelanggan. Misalnya saja, layangan berbahan baku batik, plastik, kertas minyak, hingga kertas semen.

Dalam Kundapil di Galeri Layangan Bapangan Cah Angon, Ibas menyempatkan diri untuk melihat produksi layangan seni yang ada.

Tidak disangka, ada 3 layangan yang sudah disiapkan Amin khusus untuk Ibas. Kundapil ditutup dengan pembelian beberapa layangan lainnya dan pemberian karikatur untuk Amin secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Ibas. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler