Fitur Khusus, Cara Facebook Hormati Pengguna yang Sudah Meninggal Dunia

Kamis, 11 April 2019 – 15:21 WIB
Ilustrasi fitur baru di Facebook untuk orang yang sudah meninggal dunia. Foto: ubergizmo

jpnn.com - Facebook menawarkan ide yang mungkin belum pernah ada di aplikasi media sosial lainnya, yakni bagaimana memberikan penghormatan kepada penggunanya yang sudah wafat. Di mana, Facebook melakukan pembaruan fitur di halaman profil terkait hal tersebut.

Melansir Ubergizmo, Kamis (11/4), nantinya teman atau anggota keluarga dapat terus memosting kenangan orang terkasih yang telah tiada di halaman mereka.

BACA JUGA: Dirugikan Akun Facebook Antonio Banerra, Direktur JPNN Konsultasi ke Bareskrim

BACA JUGA: Facebook Rilis Fitur Anyar Messenger yang Mirip WhatsApp

Fitur terbaru bertujuan untuk membuat profil yang diabadikan tetap sama seperti sebelum pengguna meninggal. Selain itu, fitur ini juga bertujuan menyediakan kenangan dari postingan orang yang telah meninggal.

BACA JUGA: Polda Jatim Tangkap Pria di Balik Akun Penyebar Hoaks Antonio Banerra

Facebook juga turut menambahkan opsi baru untuk profil peninggalan, guna mengelola halaman-halaman tersebut dengan lebih baik. Jadi, Facebook akan bisa memberikan kuasa pada teman atau anggota keluarga untuk mengubah akun menjadi akun yang diabadikan sepeninggal pemilik akun.

"Perubahan ini dapat membantu mereka mengelola konten yang mungkin sulit bagi teman dan keluarga melihat pengguna yang sudah meninggal dunia," sebut Facebook.

BACA JUGA: Respons JPNN soal Akun Antonio Banerra di Facebook

Profil peninggalan juga akan dapat memoderasi bagian penghormatan, membatasi siapa yang dapat memosting atau melihat postingan lama pada halaman tersebut. Bahkan orang tua mereka juga dapat meminta untuk membuat profil peninggalan untuk anak di bawah usia 18 tahun yang telah meninggal.

Facebook melanjutkan, bahwa pihaknya telah memberi peningkatan pada algoritma AI mereka. Hal tersebut diklaim untuk mencegah akun yang diabadikan muncul di tempat yang tidak seharusnya. (mg9/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jejak Antonio Banerra Hilang dari Facebook


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler