Forestra 2024 Siapkan Kejutan untuk Penonton

Senin, 22 Juli 2024 – 07:17 WIB
Konferensi pers menjelang Forestra 2024 di Orchid Forest Cikole, Bandung, Kamis (18/7). Foto: Dedi Yondra / JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Pertunjukan musik orkestra hutan terbesar di Indonesia, Forestra 2024 akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2024 di Orchid Forest Cikole, Lembang, Bandung.

Sejumlah kejutan telah disiapkan oleh ABM by Barry Akbar selaku promotor Forestra 2024.

BACA JUGA: Efek Rumah Kaca Bangga Bisa Terlibat dalam Forestra 2024

"Ada satu bintang tamu yang masih kami rahasiakan. Jadi lebih baik segera beli tiket sebelum kehabisan," kata Barry Akbar selaku CEO ABM by Barry Akbar saat konferensi pers di Orchid Forest Cikole, Bandung, baru-baru ini.

Sebagai pertunjukan orkestra hutan satu-satunya di Indonesia, Forestra secara konsisten terus menjadi wadah yang menghubungkan manusia, musik, dan alam.

BACA JUGA: Efek Rumah Kaca Hingga Nadin Amizah Siap Tambah Keindahan di Forestra 2024

Tidak hanya kerja sama dengan Greenpeace Indonesia, Forestra 2024 bakal menampilkan kolaborasi dari Erwin Gutawa Orchestra bersama Efek Rumah Kaca, Nadin Amizah, Scaller, Isyana Sarasvati, dan Diskoria.

Seperti pada tahun sebelumnya, pengunjung juga disuguhkan penampilan pembuka pada sore hari dari Nadin Amizah, Jason Ranti, The Adams, dan Majelis Lidah Berduri.

BACA JUGA: Forestra 2024 Segera Digelar, Harmonisasi Pertunjukan Orkestra di Tengah Hutan

Creative Director Jay Subyakto secara khusus bakal menghadirkan tata panggung dan visual luar biasa untuk memastikan bahwa penonton dapat menikmati Forestra 2024 dengan lebih baik dari berbagai sisi.

Forestra 2024 lebih dari sekadar menonton pertunjukan, tetapi juga tentang menikmati momen mendalam bersama alam yang jauh dari bising kota.

Barry Akbar mengatakan bahwa Foresta setiap tahun terus berupaya untuk memberikan pengalaman yang lebih baik.

"Tahun ini, kami menyediakan satu kategori tiket agar penonton dapat menikmati megahnya pertunjukan Forestra dari berbagai sisi. Forestra tahun ini membuka gerbang lebih awal untuk menyambut pengunjung sehingga dapat menghabiskan waktu bersama orang tersayang lebih lama di bawah rindangnya hutan pinus," jelasnya.

Erwin Gutawa sebagai music director menyatakan, Forestra 2024 bukan hanya sekadar pertunjukkan musik, tetapi juga sebuah upaya untuk menghubungkan antara musik dan alam.

"Alat musik orkestra yang terbuat dari pohon ini akan dimainkan oleh 40 pemain orkestra kami di tengah alam, di tengah hutan Orchid Forest Cikole, dalam kolaborasi indah bersama musisi-musisi dari berbagai genre," beber Erwin Gutawa.

Sebagai wujud kepedulian terhadap hutan Indonesia, tahun ini Forestra kembali bekerja sama dengan organisasi kampanye independen peduli lingkungan, Greenpeace Indonesia.

Isu kebakaran hutan di Indonesia yang terjadi belakangan ini membuat Forestra ingin terlibat dalam program Greenpeace Indonesia bernama Tim Cegah Api yang dibentuk untuk menanggulangi kebakaran hutan di beberapa titik.

Bentuk dukungan yakni berupa alokasi donasi dari penjualan tiket Forestra 2024 untuk membantu Tim Cegah Api di Ogan Komering Ilir (OKI), Palembang, Sumatera Selatan.

Melalui kolaborasi antara Forestra 2024 dengan Greenpeace Indonesia, diharapkan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga hutan Indonesia terus meningkat.

Para musisi sangat antusias untuk menghibur penggemar di Forestra 2024.

Cholil Mahmud dari Efek Rumah Kaca menilai Forestra menjadi wadah bagi para pelaku musik yang juga ingin menyuarakan kecintaannya terhadap alam.

"Kami turut bangga bisa menjadi bagian dalam pertunjukan yang tidak hanya menyajikan orkestra yang megah, tetapi juga menghadirkan beragam jenis musik, tanpa merusak alam sekitarnya. Kami berharap makin banyak pengunjung yang datang ke Forestra dapat memahami betapa indahnya alam dan tergerak untuk melestarikannya," beber Cholil Efek Rumah Kaca.

Forestra 2024 mengundang seluruh pencinta musik dan alam untuk menikmati harmoni musik orkestra dan keragaman musik Indonesia di tengah keindahan hutan pinus.

Tiket Forestra 2024 masih dapat dibeli melalui situs resmi dengan harga mulai dari Rp 575.000. (ded/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler