Fox Logger Ungkap Rencana Bisnis Untuk Tahun Depan

Rabu, 26 Oktober 2022 – 19:04 WIB
Logo Fox Logger. Foto: Fox Logger

jpnn.com, JAKARTA - Tahun depan dunia usaha akan dihadapkan dengan tantangan baru, yakni bayang-bayang resesi.

Fox Logger, sebagai startup GPS tracker berbasis IoT juga tak mau lengah atas hal tersebut, mengingat produk teknologi memiliki kandungan impor cukup besar.

BACA JUGA: Fox Logger dan Sompo Insurance Hadirkan Solusi Keamanan Memitigasi Risiko Kendaraan

Namun, dengan tetap mengambil sikap berhati-hati, sebagai perusahaan Fox Logger menatap 2023 dengan penuh keyakinan.

CEO Fox Logger Alamsyah Cheung menyatakan keyakinanya itu berpegang pada situasi makro.

BACA JUGA: Fox Logger Sebut Penjualan GPS Tracker Semester I 2022 Meningkat, Jadi Sebegini

Mengacu pernyataan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, di tengah guncangan ekonomi global, kondisi ekonomi Indonesia relatif kuat.

Pada 2022 diproyeksikan tetap tumbuh lima pesen.

BACA JUGA: Fox Logger Bangun Tower Pertama, Sebegini Nilai Investasinya

Hal positif lainnya ialah pada tahun ini kinerja industri otomotif meningkat dibandingkan tahun lalu.

"Tentunya hal itu baik untuk Fox Logger karena penjualan kami tahun ini sedang mengarah pada peningkatan 80 persen dibanding tahun lalu. Ke depannya, diharapkan industri otomotif tetap akan tumbuh,” ujar dia dalam siaran pers, Rabu (26/10).

Kendati demikian, Fox Logger pun tetap berhati-hati. Caranya ialah tetap menjalankan usahanya secara prudent seperti yang selama ini telah dijalankan sejak Fox Logger berdiri pada 2015.

“Dengan kemungkinan melemahnya daya beli masyarakat, perusahaan harus melakukan efisiensi dan tetap menjaga produktivitas agar tetap dapat menghasilkan kinerja positif,” imbuh dia.

Fox Logger selama ini memang dikenal sebagai satu perusahaan startup yang prudent dalam menjalankan usahanya.

Dibandingkan startup lainnya, Fox Logger menjadi satu dari sedikit perusahaan yang berhasil mempertahankan jumlah karyawannya.

“Kami melihat potensi datangnya resesi ini sebagai sebuah sesi untuk melatih dan lebih mendisiplinkan diri dalam hal manajemen risiko. Jadi setiap aksi yang kami lakukan harus selalu terukur, dan beruntungnya hal ini sudah kami lakukan sedari dahulu sejak Fox Logger berdiri," ucap Alamsyah.

"Kami rasa selama parameter utama tersebut (manajemen risiko) selalu diterapkan, perusahaan akan selalu terhindar dari pembengkakan biaya operasional dan tetap mempertahankan efisiensi.”

Bagi internal Fox Logger sendiri, Alamsyah menegaskan selain mempertahankan kebijakan operasional yang prudent, mereka juga akan mempertahankan apa yang menjadi andalan selama ini.

"Tahun depan kami masih akan fokus pada pengembangan platform yang kami miliki saat ini," ujarnya.

Namun, dia menambahkan Fox Logger juga memiliki rencana lain demi penguatan bisnis pada tahun mendatang.

“Kami akan mengembangkan divisi Insurtech agar bisa menjadi satu revenue stream yang baru pada masa mendatang,” tegas dia.

Hal-hal tersebut dijalankan Fox Logger seraya terus meningkatkan kualitas produk GPS tracker dan melebarkan kolaborasi dengan sejumlah mitra terkait dalam eksosistem industri otomotif nasional (asuransi, dll).

"Tentunya juga tetap mematangkan persiapan rencana IPO. Harapannya melalui go-public, Fox Logger akan makin maju dan tumbuh signifikan," tutup Alamsyah. (rdo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... GPS Tracker Fox Logger Makin Laris pada Masa Pandemi


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler