Full Day School Berlaku, PR Bakal Ditiadakan

Kamis, 27 Oktober 2016 – 21:53 WIB
Ilustrasi. Foto dok JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus menyosialisasikan pelaksanaan penguatan pendidikan karakter.

Pendidikan karakter yang lebih dikenal masyarakat sebagai full day school (FDS) ini rencananya diberlakukan bertahap ‎mulai 2017 hingga 2020.

BACA JUGA: 136 Guru SD Berprestasi Studi Banding ke Australia

Dengan diberlakukannya FDS, siswa akan menghabiskan delapan jam di sekolah.

Menurut‎ ‎Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kemendikbud Poppy Dewi Puspitasari, delapan jam itu tidak diisi semuanya dengan belajar.

BACA JUGA: UIN Jakarta Tagih Janji Fadel Muhammad

"Anak-anak nggak belajar delapan jam seharian. Mereka ada kegiatan ekskul atau lainnya. Jadi waktu anak tidak terbuang percuma," ujar Poppy di Jakarta, Kamis (27/10).

Agar anak tidak jenuh, lanjutnya, guru dilarang memberikan pekerjaan rumah. Kalaupun ada tugas, anak-anak bisa menyelesaikannya di sekolah.

BACA JUGA: 2 Tahun Jokowi-JK, Kemendikbud Galakkan Program Prioritas dan Tepat Sasaran

"Jadi anak-anak dan guru akan punya waktu santai dengan keluarga setiap Sabtu Minggu. Karena sekolahnya hanya sampai Jumat," ucapnya.

Dijelaskan Poppy, peniadaan tugas rumah (PR) karena anak-anak lebih banyak waktu belajarnya di sekolah ketimbang rumah.‎ (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BSNP Dorong UN Berbasis Komputer


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler