Gagal Bawa Kabur Sepeda Motor Korban, Begal Sadis Jadi Kayak Begini

Rabu, 23 September 2020 – 23:13 WIB
Pelaku pencurian dengan kekerasan diamankan di Mapolsek Sungai Rotan setelah diamuk warga. Foto : Ozy/Sumeks.co

jpnn.com, MUARA ENIM - Seorang pelaku begal sadis bernama Syawaludi, 24, benar-benar lagi apes. Warga Dusun II Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan, itu gagal membawa kabur motor korban usai dibegal.

Akibatnya, Syawaludi babak belur akibat dihajar massa. Berdasar keterangan korban Amin Syukur, 30, kepada pihak kepolisian, peristiwa tersebut terjadi Minggu (20/9) pukul 21.00 WIB.

BACA JUGA: Pembunuh Janda Dua Anak Asal Bromo Akhirnya Terungkap, Oh Ternyata

Saat itu Amin bersama istrinya Suratmi, 31, dan anaknya dari Palembang hendak pulang ke rumahnya di Desa Lunas Jaya, Kecamatan Tanah Abang, PALI mengendarai sepeda motor Honda Beat BG 4605 OY.

Saat melintas di jalan umum Desa Alai, Kecamatan Lembak menuju Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, sepada motor yang dikemudikan korban didahului dan pepet sepeda motor Yamaha Vega R warna hitam merah yang dikendarai oleh dua orang pelaku.

BACA JUGA: Buron Sejak 2013, Samsul Arifin Akhirnya Terciduk di Jakarta

Pada waktu memepet motor korban pelaku Syawaludi, 24, meminta berhenti dan mencoba memukul korban dengan sepotong kayu kemudian mencoba menarik tangan istri korban namun terlepas.

Kemudian pelaku Egi, 35, duduk di belakang menodongkan senpira jenis pistol dan menembak sebanyak satu kali ke arah sepeda motor korban.

BACA JUGA: Mayat Joko Febriyanto Ditemukan Penuh Luka di Pinggir Jalan, Warga Geger, Lihat Fotonya

Tak lama berselang datang mobil truck dari arah berlawanan diduga takut dan panik sehingga sepada motor yang dikendarai korban hilang keseimbangan lalu terjatuh ke arah sebelah kiri badan jalan.

Sedangkan sepada motor yang kendarai kedua pelaku ikut jatuh ke sebelah kanan badan jalan. Kemudian korban menyelamatkan istri dan anaknya disaat bersamaan mobil truk berhenti untuk menolong korban.

Melihat mobil truk berhenti pelaku Syawaludi langsung mengambil sepeda motor milik korban dan kabur ke arah Desa Modong.

Lantas korban menghubungi keluarganya di Desa Pandan memberitahukan jika dirinya baru saja ditodong dan pihak keluarga menghubungi Polsek Tanah Abang dan berupaya mencari serta mencegat pelaku berdasarkan ciri ciri motor dan pakaian yang digunakan pelaku.

Alhasil, Senin (21/9) pukul 03.00 WIB anggota Polsek Tanah Abang mendapat informasi bahwa pelaku Syawaludi diamankan warga Desa Pandan dengan kondisi babak belur dan diamankan ke Polsek Tanah Abang, PALI.

“Mendapat informasi tersebut anggota Polsek Sungai Rotan langsung menuju ke Polsek Tanah Abang,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Saputra SH SIK MM, Selasa (22/9).

Kepada polisi Sawaludi mengakui ia bersama rekannya Egi (DPO) telah melakukan penodongan sepeda motor motor korban di Desa Modong.

BACA JUGA: Dodi Alex Noerdin: Ini Kejahatan Luar Biasa, Tak Ada Ampun, Langsung Dipecat Tidak Hormat

“Pelaku dan barang bukti telah dibawa dan diamankan ke Polsek Sungai Rotan untuk dilakukan pemeriksaan. Sementara untuk pelaku Egi dalam pengejaran,” jelasnya.(ozi)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler