Gaji Guru Honorer Naik Rp200 Ribu, tetapi Tidak Semua

Sabtu, 26 Desember 2020 – 05:59 WIB
Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin saat berkunjung ke Kemendikbud RI, pekan lalu. Foto: Antaranews Kalsel/Humas DPRD Kota Banjarmasin

jpnn.com, BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pekan lalu bertandang ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menyampaikan aspirasi para guru honorer.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Noorlatifah di Banjarmasin, Jumat, Kemendikbud RI memberi perhatian terhadap aspirasi para guru honorer di Banjarmasin.

BACA JUGA: Jatah Guru PPPK Kemendikbud Sejuta, Kemenag Hanya 9.464, Jomplang Banget

"Curahan hati para guru honorer yang kami sampaikan tentunya terkait kesejahteraan, apalagi menghadapi pandemi COVID-19 ini, makin berat beban ekonomi mereka," ujar Lala, panggilan akrabnya.

Dia menyebutkan, upah guru honorer di Kota Banjarmasin terbilang rendah, meski sudah disetujui kenaikannya pada tahun 2021. Namun masih jauh dibandingkan upah minimum kota (UMK).

BACA JUGA: Bu Titi jadi PPPK, Korda Honorer K2: Kami Seperti Kehilangan Induk

Upah guru honorer di Banjarmasin saat ini sebesar Rp1 juta per bulan, rencananya tahun depan naik Rp200 ribu, itu pun bagi yang terdata di sekolah negeri.

"Hanya sekitar 1.500 guru honorer saja yang mendapatkan upah seperti itu, berapa banyak lagi yang di bawah itu, apalagi di sekolah swasta," paparnya.

BACA JUGA: Pintu Kontrakan PNS Perempuan Diketuk, Tak Ada Jawaban, Jendela Dibuka, Ya Ampun

Karenanya, kata Lala, pihaknya berupaya menggali informasi ke Kemendikbud, dengan harapan ada tambahan bantuan kesejahteraan dari APBN.

"Dan informasinya ada, seperti program subsidi gaji bagi guru honorer dari Kemendikbud, bahkan ada bantuan di masa pandemi COVID-19 ini," kata Lala.

Menurut dia, pemerintah kota melalui dinas pendidikan harus betul-betul bisa mengupayakan program-program ini diketahui para guru honorer, hingga tidak ada yang ketinggalan yang berhak.

Lala menyebutkan, program kemendikbud terkait kesejahteraan bagi guru honorer tahun depan, antara lain rekrutmen satu juta guru PPPK (pegawai pemerintah dengan pernjanjian kerja). Guru honorer yang memenuhi persyaratan bisa mendaftar.

"Jadi hal-hal semacam ini harus diperhatikan betul, sampai informasinya ke para guru honorer, bahkan syarat detailnya, dibantu agar bisa juga menguasai teknologi saat ini, sebab semuanya serba daring saat ini," ujarnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler