Gandeng INAMPA, Pelindo I Gelar Uji Peningkatan Kompetensi SDM

Kamis, 11 Maret 2021 – 23:39 WIB
Aktivitas bongkar muat petikemas. Foto dok Pelindo I

jpnn.com, MEDAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo I) berupaya terus mendorong kompetensi sumber daya manusia dalam kegiatan kepelabuhanan.

Oleh karena itu, Pelindo 1 bersama dengan Kesyahbandaran Utama Belawan dan Indonesian Maritime Pilots Association (INAMPA) berkolaborasi melaksanakan penyegaran pengujian komunikasi bahasa inggris.

BACA JUGA: Didekati Vicky Prasetyo, Cita Citata: Enggak Akan Mempan Sama Gue

Dan soft skill kepada Perwira Pandu, Nahkoda Kapal Patroli KPLP (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai), Operator VTS (Vessel Traffic Service), Crew Kapal Pandu dan Tunda.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 8-9 Maret 2021 di Graha Pelindo Satu Medan dengan jumlah peserta 56 orang yang dibagi dalam dua sesi.

BACA JUGA: TOP, Pelindo I Sibolga Lakukan Ekspor Perdana ke Belgia dan Inggris

Metode pelatihan dengan pengujian dan soft kill writing tes, listening dan speaking serta kemampuan soft skill, berupa ceramah diskusi dan simulasi.

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo 1 Ridwan Sani Siregar dalam sambutannya menyampaikan pihaknya menyambut baik  kegiatan peningkatan kompetensi ini.

BACA JUGA: 5 Hal ini Bisa Dipelajari oleh Pengusaha dari Bela Diri

Terlebih sejak 2016, Kemenhub telah menunjuk Pelindo 1 sebagai operator yang melakukan pemanduan kapal asing dan domestik di Selat Malaka.

“Salah satu fokus Pelindo 1 pada 2021 mengembangkan bisnis Marine Services, yang bertujuan untuk memaksimalkan manfaat ekonomi Selat Malaka sebagai salah satu selat tersibuk di dunia," ujar Ridwan.

Program ini salah satunya ditujukan untuk memotivasi dan memperkuat pelayanan khususnya pemanduan Selat Malaka dan Singapura dan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi masing-masing pihak.

Saat ini bisnis Marine Services Pelindo 1 di Selat Malaka dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang meliputi 127 orang pilot/pandu bersertifikat dan berpengalaman, 35 Unit kapal pandu, 22 Unit Kapal Tunda, 30 Unit Pilot Portable Unit, 10 Unit Automatic Identification System (AIS), dan 12 VTS stations.

“Kemampuan Bahasa Inggris sangat efektif dalam mendukung keselamatan dan keamanan dalam dunia pelayaran. Peningkatan kompetensi SDM ini tentu dapat mendukung peningkatkan pelayanan keselamatan dan keamanan perlindungan maritim,” kata Dirjen Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo.

Sementara itu Kepala Distrik Navigasi Kelas I Belawan, Marwanto Heru Santoso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah melaksanakan kegiatan ini.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fish Streat Kantongi Sertifikat Halal dari MUI


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler