Gandeng Iran Majukan Kebudayaan Islam

Jumat, 09 Maret 2012 – 18:18 WIB

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) dalam waktu dekat akan mengadakan kerjasama dengan Kementerian Kebudayaan dan Bimbimban Islam Iran. Hal tersebut diungkapkan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali usai menerima kedatangan Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Republik Islam Iran Seyyed Mohammad Hoseini beserta rombongan di Gedung Kemenag, Jakarta, Jumat (9/3).

Dari hasil pertemuan tersebut, Menag mengatakan bahwa Iran menawarkan kerja sama dengan Indonesia, yakni kerja sama di bidang keagamaan. Antara lain, MTQ, pameran budaya, dan haji. "Saya sampaikan saya sambut baik. Saya juga kemukakan mengenai beberapa persoalan keagamaan di Indonesia," ungkap Menag.

Persoalan keagamaan yang dimaksud adalah antara  syiah dan suni di Indonesia yang terjadi di Madura. Dalam hal ini, lanjut Menag, pihak Iran juga menyetujui jika ke depannya perlu ada forum dialog untuk membahas masalah tersebut.

"Selain kerjasama di bidang kebudayaan islam itu, kami juga saling mengusulkan agar membangun Forum Dialog antar mahzab tanpa saling merendahkan. Nanti kita cari kata yang cocok untuk itu," jelasnya.

Ketua Umum PPP ini juga mengharapkan, forum dialog keagamaan dan kebudayaan Islam antara Indonesia dengan Iran itu mampu menyelesaikan persoalan keagamaan di masing-masing negara. "Saya mengharapkan nantinya kita dapat lebih toleran dengan agama di luar Islam dan toleransi dalam Islam sendiri. Karena ini yang cukup berat karena gampang diadu domba. Maka itu, jika  dialog antar mahzab  bisa dibangun, maka dampaknya akan luar biasa positif. Ini akan ditindak lanjuti," tukasnya. (Cha/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bongkar Kasus Pajak, Polri Tunggu Izin Menkeu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler