Gandeng Telkom, Bank BUMN Hemat Rp 6,8 Triliun

Minggu, 11 September 2016 – 01:06 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA – Rencana pemerintah membentuk holding perusahaan di bidang industri keuangan semakin dekat. Salah satunya melalui integrasi bank-bank pelat merah yang membentuk perusahaan prinsipal pengelola national payment gateway.

Perusahaan baru tersebut akan mengelola proses switching transaksi antar bank-bank Himbara. Sinergi itu diyakini menghemat biaya pengelolaan anjungan tunai mandiri Rp 6,8 triliun.

BACA JUGA: PLN Dapat Kucuran Dana Investasi Rp 12 triliun

Selain itu, nasabah bank-bank Himbara diuntungkan karena setidaknya 10 ribu ATM dan 10 ribu mesin EDC bank-bank BUMN akan terintegrasi pada tahun ini.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyatakan, pihaknya telah menerima kesediaan dari Kementerian BUMN untuk mematuhi empat syarat yang diminta BI pada 10 Agustus 2016.

BACA JUGA: Polri Diminta Ikut Membangun Iklim Investasi

Penandatanganan nota kerja sama dilakukan Dirut BRI Asmawi Syam, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Dirut BNI Achmad Baiquni, Dirut BTN Maryono, dan Dirut Telkom Alex J. Sinaga. (dee/dim/c5/noe)

BACA JUGA: Kementerian PUPR Alokasikan Rp 105 triliun Untuk Ketahanan Pangan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penyerahan SK hanya 5 Menit, Bu Rini Tunjuk 3 Dirut Baru BUMN


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler