Ganjar Beber Jurus Penguatan Ekonomi Kreatif Lewat APBN dan Non-APBN

Jumat, 01 September 2023 – 06:06 WIB
Bakal Capres untuk Pilpres 2024 Ganjar Pranowo. Foto: arsip JPNN.com/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Bakal capres untuk Pilpres 2024 Ganjar Pranowo menyatakan masih ada kemungkinan bagi negara dalam menguatkan bidang ekonomi kreatif dengan meningkatkan porsi dana di APBN untuk sektor tersebut.

“Sangat mungkin sekali (porsi dana APBN untuk ekonomi kreatif, red) ditingkatkan,” kata Ganjar seusai menjadi pembicara dalam acara Road to IdeaFest 2023 di Jakarta, Kamis (31/8).

BACA JUGA: Ide Ganjar untuk Mengembangkan Kreativitas Gen Z Pelaku Industri Kreatif

Gubernur ke-15 Jawa Tengah itu menjelaskan porsi belanja negara untuk pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini sebesar Rp 3,6 triliun. Menurut Ganjar, angka itu sekitar 0,16 persen dari total APBN. 

Ganjar menuturkan permasalahan utama dalam penguatan ekonomi kreatif ialah dukungan pembiayaan dari pemerintah, termasuk ketika pelaku sektor tersebut harus membuat acara berskala nasional.

BACA JUGA: Pak Ganjar Orangnya Asyik, Mau Belajar dari Kreativitas Gen Z dan Milenial

“Dukungan apa yang diperlukan? Uang. Maka, perlu bujet, perlu anggaran, untuk bisa membuka ruang festival agar industri kreatif bisa muncul,” kata Ganjar.

Ketua umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) itu menambahkan selain keberpihakan anggaran, ada pula solusi lain untuk menguatkan ekonomi kreatif.

BACA JUGA: Ganjar Yakin Gen Z Mampu Bawa Ekonomi Indonesia Menuju 4 Besar di Dunia pada 2050

Solusi pertama ialah kemudahan izin, terutama bagi para pelaku ekonomi kreatif dan seniman. "Karena izin ini sulit sekali,” kata politikus yang aktif di medsos itu. 

Solusi kedua ialah penguatan ekonomi kreatif melalui program pencarian bakat. Dengan demikian, regenerasi juga terjadi di sektor ekonomi kreatif.

Ketiga, memperbesar peluang para pelaku ekonomi kreatif untuk melakukan kolaborasi, termasuk merambah mancanegara.

"Perlu dibuat peluang agar mereka bisa mendunia dan ini bisa dilakukan kolaborasi. Bisa menyekolahkan anak-anak berbakat ke luar atau mengundang guru ke dalam, atau menaikkan yang sudah benar menjadi yang sangat profesional,” kata Ganjar.

Solusi keempat ialah melibatkan para pelaku ekonomi kreatif sebagai diplomat.

“Banyak seniman hebat berkelas dunia, kenapa tidak memanfaatkan itu? Mereka dipuja di seluruh dunia dan itu pasti akan menjadi brand,” imbuh Ganjar.(ast/jpnn.com)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ganjar: Ekonomi Kreatif Jateng Makin Berkembang, Serap Jutaan Pekerja


Redaktur : Antoni
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler