Ganjar Rampungkan Revitalisasi 79 Pasar Tradisional di Jawa Tengah

Minggu, 06 November 2022 – 22:42 WIB
Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto dok Pemprov Jateng

jpnn.com, JAWA TENGAH - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus melakukan pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional.

Sejak 2013, sudah 79 pasar tradisional dari anggaran Rp 360 miliar yang digelontorkan Ganjar untuk merevitalisasi pasar tradisional di Jawa Tengah.

BACA JUGA: Mak Ganjar Kaltim Perbaiki Selokan Musala Desa Bangun Rejo

Menurut Ganjar, bantuan pembangunan dan revitalisasi itu muncul dari aspirasi yang diserap saat pertemuan rutin, yang dilakukan dengan kepala daerah dan masyarakat dalam musyawarah desa (musdes) dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).

"Setiap musdes dan musrenbang, selalu muncul usulan untuk pembangunan semacam pasar desa, termasuk kantor desa. Pelan-pelan kami coba bantu satu per satu," ujar Ganjar seusai mengikuti Tour de Borobudur di Kompleks Candi Borobudur, Magelang, Minggu (6/11).

BACA JUGA: Kenaikan Tarif Cukai Diputuskan Secara Sepihak?

Pria 54 tahun ini menjelaskan, untuk melindungi pedagang pasar dari harga sewa kios pasar yang tinggi, maka pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional harus dilakukan oleh pemerintah, bukan investor ataupun pihak swasta.

Hal itu, juga untuk menghindari gesekan antara pedagang pasar yang kerap saling rebut-rebutan kios jika harga sewanya ditentukan oleh investor.

BACA JUGA: Lawan BIN Samator Surabaya, Tim Voli Putra STIN Pasundan Menangi Pertandingan

Untuk pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional, Ganjar menyebutkan tak pernah menargetkan jumlahnya.

Jika suatu daerah mengajukan revitalisasi pasar tradisional, Ganjar langsung menginstruksikan jajarannya untuk merealisasikan anggaran.

"Kalau kami sifatnya bantuan, maka tentu menunggu usulan dari kabupaten kota masing-masing, itulah yang kiami bicarakan dengan DPRD. Kalau setiap kabupaten kota sudah cukup dan mampu, kami serahkan ke mereka. Kalau enggak, baru kami yang turun sehingga targetnya sesuai usulan," papar Ganjar.

Pada Rabu (2/11) kemarin, Ganjar juga meninjau revitalisasi Pasar Bawang Sengon di Kabupaten Brebes.

Ganjar berharap dengan banyaknya revitalisasi pasar tradisional, para pedagang dan pembeli semakin nyaman dalam bertransaksi.

Sebagai informasi, dari 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah, daerah yang paling banyak direvitalisasi pasar tradisionalnya yakni Kabupaten Wonosobo (11 pasar), Kabupaten Kudus (8 pasar) dan Kabupaten Blora (7 pasar).(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler