Ganjar Siapkan Forum CSR Bersama Perusahaan Swasta untuk Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 Februari 2023 – 20:45 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto dok tim Ganjar

jpnn.com, JAWA TENGAH - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berencana menyiapkan forum Corporate Social Responsibility (CSR) bersama perusahaan swasta.

Forum CSR tersebut disiapkan untuk mendorong penuntasan kemiskinan ekstrem di Jateng.

BACA JUGA: Ganjar–Erick Punya Peluang Besar untuk Diusung KIB

Hal itu disampaikan Ganjar setelah memimpin rapat koordinasi penanganan kemiskinan 17 Kabupaten di Ruang Rapat Kantor Gubernur B.5, Kota Semarang, Jateng, Selasa (28/2).

Ganjar menjelaskan, sejumlah perusahaan swasta sudah menghubunginya untuk menyokong CSR masing-masing dalam membantu mengatasi kemiskinan ekstrem di Jateng.

BACA JUGA: LaporGub Jateng Banjir Aduan soal Pendidikan, Ganjar Siapkan Langkah Ini, Simak

Nantinya forum CSR akan membahas pembagian tugas para filantrop.

“Forum CSR kami siapkan dan beberapa perusahaan swasta kemarin hubungi saya. Karena kami mau mengumumkan ke publik, kira-kira kalau bagi-bagi tugas kita butuh hampir Rp 500-an miliar untuk mengintervensi kemiskinan ekstrem, jadi tidak banyak sebenarnya,” kata Ganjar.

BACA JUGA: Undang KPK dan Polisi, Gubernur Ganjar Serahkan Hibah Sosial Kemasyarakatan Rp 148,1 Miliar

Dalam forum CSR tersebut, mantan anggota DPR ini juga akan mendorong para perusahaan berkontribusi membantu masyarakat berusia produktif dari keluarga kurang mampu dengan menggelar pelatihan kerja.

Politikus PDIP ini mengatakan, pelatihan ini bisa didukung berbagai dinas di Pemprov Jateng.

“Nanti Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian, Perdagangan, banyak yang bisa membantu, atau dari perusahaan-perusahaan. Ini kami percepat,” kata Ganjar.

Di samping itu, Ganjar menyebut pihaknya berencana menciptakan padat karya untuk menyokong pelatihan tersebut.

Melalui padat karya, masyarakat kurang mampu bisa mendapat penghasilan dan bantuan-bantuan keuangan juga dapat diberikan.

Ganjar menegaskan, Pemprov Jateng juga terus bekerja dan berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan, terutama dalam mengatasi varibel kemiskinan seperti stunting.

Pria 54 tahun ini berharap, upaya-upaya yang akan dilakukan tersebut mendapatkan hasil positif.

Ganjar pun meminta para bupati melaporkan kondisi kemiskinan terbaru dalam satu minggu ke depan untuk mempercepatnya.

“Kami dorong terus, perhatikan yang stunting, ini satu paket. Terus yang penyandang disabilitas dicari, yang tidak sekolah di usia 7-18 tahun maka bisa sekolah. Mudahan-mudahan sih minggu depan laporannya sudah proses dari masing-masing agar kami buatkan dalam sistem yang mudah dibaca,” seru Ganjar.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler